Exboyfriend Or Friend ?

Exboyfriend Or Friend ?

  • WpView
    LECTURES 60
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., déc. 1, 2016
"Dua belas ribu!" kataku. "Apa gila lo? Gak mau" katanya. Awal mula aku bicara padanya itu! Kata dua belas ribu. Kata yang membawaku pada perasaan ini. Kata yang memperkenalkan aku pada sosok sederhana nya zikri. Kata yang membuat aku begitu sakit dibuat olehnya. Ohh "dua belas ribu" ******** Mengapa dia selalu ada di pikiranku? Apa istimewa nya dia? Lelaki bandal yang malas mengerjakan pr, walaupun aku tau dia itu sebenarnya pintar. Tetapi tetap saja menurut ku dia bukan pasangan yang aku idam-idamkan sejak dahulu. Ohhh arya eka zikri apa yang ada di di diri mu sebenar nya, hingga membuatbaku seperti ini??
Tous Droits Réservés
#983
bestfried
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • tentang sebuah rasa
  • F dan Z  ( and )
  • STUCK
  • Takdir Bersama Kita ! (REVISI)
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • KITA DAN SEMESTA
  • I (don't) Love You [END]
  • (Not) Perfect
  • I Love You

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu