Exboyfriend Or Friend ?

Exboyfriend Or Friend ?

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 1, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Dua belas ribu!" kataku. "Apa gila lo? Gak mau" katanya. Awal mula aku bicara padanya itu! Kata dua belas ribu. Kata yang membawaku pada perasaan ini. Kata yang memperkenalkan aku pada sosok sederhana nya zikri. Kata yang membuat aku begitu sakit dibuat olehnya. Ohh "dua belas ribu" ******** Mengapa dia selalu ada di pikiranku? Apa istimewa nya dia? Lelaki bandal yang malas mengerjakan pr, walaupun aku tau dia itu sebenarnya pintar. Tetapi tetap saja menurut ku dia bukan pasangan yang aku idam-idamkan sejak dahulu. Ohhh arya eka zikri apa yang ada di di diri mu sebenar nya, hingga membuatbaku seperti ini??
All Rights Reserved
#375
ceritasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • STUCK
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • tentang sebuah rasa
  • I (don't) Love You [END]
  • Disguise... [END]
  • WANITA GILA
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines