PATIMON

PATIMON

  • WpView
    Reads 646
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 8, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Patah hati boleh, gagal move on jangan" Begitulah prinsip hidup Cilla, tapi saat dia bertemu "mantan terindahnya" musnah sudah prinsip hidupnya itu. Apalagi di tambah dengan perubahan sang mantan, kenangan masa lalu yang belum terselesaikan, dan lagi rasa yang masih suka menggebu-gebu tak karuan membuat dirinya sendiri kacau dilanda dilema. Akankah Cilla dapat mengubah prinsipnya? Ditambah dengan kedatangan sosok setan tampan yang senang mengganggu dirinya. Setan yang berkedok sebagai sahabat namun mampu menyembunyikan 'satu' hal yang besar yang tidak diketahui siapapun selain dirinya sendiri. *** "Masih disini dengan perasaan yang sama dan untuk orang yang sama" -Cilla (Cewek yang terpaksa jadi konsultan cinta tapi nyatanya dia sendiri gagal mupon) "Tuhan mempertemukan kita pada kenyataan, bahwa radar kita terlalu kuat, hati kita sudah menjadi satu hati dan satu rasa" -Kenzo (Mantan yang masih hidup) "Satu-satunya cara mencintaimu saat ini adalah dengan cara merelakanmu, mungkin akan terasa berat dan sakit diawal tapi kalau aku tetap memaksa bukankah akan lebih menyakitkan untukku?" -NN (Setan as sahabat sekaligus abang-abangannya Cilla yang katanya 'posesif') ** "Tak ada ego yang berujung pada kebahagiaan yang ada hanya berujung pada penyesalan" -Author
All Rights Reserved
#471
cintasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALSTARAN [END]
  • THAKSA
  •  HAZELA
  • dimana janji tersebut
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Hidden Heart [END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • save me
  • IGNIS

"Pergi aja bangs*t!!!" "Gak." ------- "Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua." ------- "Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri." ------- "Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu." "Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!" ------- "Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le." ------- "GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!" ------- "Lo tau? Lo udah buat gue khawatir." ------- "Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak." ------- "Lo mau jadi cewe gue?" ------- "Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit." "Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo." ------- "gue hamil." ------- "Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang." ------- "Selamat malam tuan Octanius." -ALSTARAN- [Follow sebelum baca!!!] [Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!] Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines