Si Keparat, Temu

Si Keparat, Temu

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Des 1, 2016
- Si Keparat, Temu - Kulihat ditepi beranda, Rindu lusuh bagai berandal. Berserak menggonggong memelas diri, Tak jua kau peduli hati barang sekali. Menasbih hari dibulatan kancing, Rindu menggigil seperti anak kecil menahan kencing. Tatap aku, cincang aku dengan pelukmu. Matipun aku sanggup, karena kau peti matiku. (01-Desember-2016, fachridzul maulana)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#251
puisirindu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kumpulan Puisi Inspiratif
  • Dia Semesta
  • Apa sih Rindu!? [Completed]
  • PROSA
  • • KECEWA ~
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Rajutan Kalimat Rindu
  • Sasmita Nivriti
  • di akhir perang
  • Nostalgia Cinta Dalam Rindu

Kumpulan puisi tema kehidupan, cinta, rindu, persahabatan, relijius dan nasionalis

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan