Robot in Love

Robot in Love

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 3, 2016
Nama gue LukeNuke II SuperHuman 2139. Lu cukup panggil gue Nuke. Gue adalah robot yang diciptakan oleh ilmuwan handal dunia bernama Austin Brave. Austin membentuk wajah dan tubuh gue sedemikian rupa sehingga sangat mirip dengan manusia. Mulai dari rambut, mata, hingga kulit yang elastis, tak ada yang akan mengira kalau gue ini makhluk dari rakitan besi. Austin juga menambahkan gue karakteristik seorang manusia. Gue punya sifat-sifat yang normal serta bakat yang nyaris sempurna. Tak lupa, ia juga memberiku perasaan, termasuk rasa cinta...
All Rights Reserved
#119
robot
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Marriage
  • flannel shirt  // c.h
  • VattenMelon ✖️ l.h
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Skinny Jeans | luke robert h [COMPLETED]
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • I'm Not A Stranger // Calum Hood
  • My Duchess / End
  • Silent, Please! (Re-up)

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines