Monolog Kopi

Monolog Kopi

  • WpView
    Membaca 1,031
  • WpVote
    Vote 18
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 21, 2018
WpInfo
Non-fiksi
SINOPSIS "Kopi itu Candu yang Bikin Rindu" Permasalahan hidup perlu diimbangi dengan kontrol yang baik, jika tidak, dapat dipastikan rasa pada seluruh indra akan mati, tak dipungkiri pula dengan perasaan. Padahal, pengindraan itu merupakan media utama dalam menemukan keistimewaan pada aroma maupun rasa khas kopi. Lalu, bagaimana jika indra penghidu seorang coffee cupper itu rusak? Harahap, seorang coffee cupper profesional terus menyalahkan dirinya sendiri karena alasan keputusasaan. Tak lagi bisa mendeteksi rasa dan berbagai hal dasar tentang kopi yang sangat berarti terlewati begitu saja. Ia tidak pernah takut gila ketika menyendiri dan mulai bermonolog, kopi selalu mengerti. Kopi tidak membuat seseorang mencoba untuk bunuh diri, karena bersama kopi akan tetap baik-baik saja. Dan, sebuah cinta menyembuhkan kesadarannya tentang kopi, tetapi tidak dengan kesendiriannya. Bagaimana Harahap menjalani kesendiriannya serta siapa yang mampu menyembuhkan kepekaan Harahap terhadap kecintaannya pada kopi? Dikemas dengan cerita yang apik, kisah Harahap pantas diselami. Selamat menyelam bersama kopi!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love Taste Coffee
  • Dua Dalam Secangkir Kopi
  • It Takes Two To Tango
  • Book of Reincarnation
  • BAND AID
  • Come Back to Bed 1
  • Impression of ABC

Perasaan Sean masih terjebak pada perempuan yang sudah meninggalkannya. Sedangkan Aurora bertemu lagi dengan Revan, cinta masa lalunya. Namun, Revan telah menikah dengan Sophie, tidak lain adalah sahabat Sean. Di lain sisi, Sean dan Aurora sedang dijodoh-jodohkan. Padahal hati mereka belum dapat menyatu. Lantas bagaimana mereka menjalaninya dan menata hati kembali? Cinta, angan, dan perjuangan menjadi benang merah dalam lingkar kehidupan mereka berempat. Menuntut hati menerima keadaan, karena tidak semua hal terjadi sesuai keinginan. ******** Bersama secangkir kopi, rasakan pahit dan manis dalam kisah yang tidak sempurna ini. Semoga kalian tidak takut merasakan jatuh dan cinta. (Edited)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan