ICE BREAK

ICE BREAK

  • WpView
    Reads 5,449,294
  • WpVote
    Votes 148,577
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 12, 2020
Sudah diterbitkan oleh Grasindo Kadang, kita memerlukan hati untuk melihat. Karena tidak semua hal bisa dilihat oleh mata. Lewat acara Ice Break, Pelangi dan Tirta bertemu lagi. Mata hitam segelap malam milik Tirta, tidak hangat lagi. Dingin, tak tersentuh. Terlalu jauh bahkan untuk sekadar dijangkau mata. Bertemu kembali tentu tidak mudah. Ada banyak hal yang tersimpan antara mereka. Banyak hal belum selesai di masa lalu yang harus diselesaikan . Dan lewat acara Ice Break, Pelangi tahu Kalista. Kalista yang... tidak pernah dia pikirkan bisa seperti itu. Kalista yang terobsesi pada Tirta. #2 in TeenFiction 25 Agustus 2017
All Rights Reserved
#131
beku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • EVANESCENT
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines