Story cover for Unforgiven hero [IDR:(Namakamu)] by sasitarius
Unforgiven hero [IDR:(Namakamu)]
  • WpView
    Reads 1,327
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 1,327
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Dec 04, 2016
"Kamu sangat menyedihkan", Bella menoleh ke laki-laki di sebelahnya, yang kebetulan kakaknya.
"Bukan urusanmu."
Bella mendengus lalu menyesap minuman kalengnya dan meletakkannya di dasbor mobil.
"Sampai kapan kamu mau begini terus? sampai dia menjadi nenek-nenek dan tetap tidak menyadari keberadaanmu?"
"Sttt." Iqbaal bahkan tidak menoleh ke wajah adiknya yang duduk di sebelahnya, tatapannya lurus ke depan, ke pintu keluar sebuah gerbang kampus.
Tak lama sosok yang dicarinya itu keluar,
dengan senyum manis yang sudah di hapalnya, sedang bercanda bersama teman-temannya.
"Dia tersenyum." gumam Iqbaal lega.
"Tentu saja dia tersenyum, dia berhasil lulus dengan predikat cum laude", tukas Bella dengan gusar,
"Dan itu karena siapa coba?"
"Aku tidak mau membahasnya...."
"Karena kamu! Semua karena perjuanganmu."
All Rights Reserved
Sign up to add Unforgiven hero [IDR:(Namakamu)] to your library and receive updates
or
#253iqbaaldhiafakhri
Content Guidelines
You may also like
Kala Kita Diam by Deadperson
15 parts Complete Mature
Aether: Laki laki yang beranjak kelas 11 SMA berusaha menggapai cita²nya dan sikapnya yang sangat cool bet deh Seraphine : Perempuan yang sangat misterius bahkan sangat tertutup terhadap teman"nya yang mendekatinya, kecuali teman tertentu. Bella : Perempuan yang baik hati,ramah, multitalent disemua bidang akademik. Mereka Satu kelas tapi tak pernah saling tegur sapa. Hanya berada diruang yang sama, tanpa ingin menjalin Hubungan. Dunia begitu jomplang Hingga disuatu hari dihujan yang lebat Bella berjalan hampir basah kuyup "Duh Kenapa tiba tiba Hujan si?! Emosi Bella. Seseorang Memberikan setengah payung ke bella "Makas-." Bella kaget ternyata dia adalah teman sekelasnya. "Aether." ia melihat papan namanya disebelah kanan didekat kantong bajunya suasana sangat dingin ditambah mereka berdua tidak saling berbicara sepatah kata pun "kenapa tidak naik taksi? tanya Aether dengan ekspresi flat "Gw lebih suka jalan kaki ketimbang naik taksi, balas Bella. Aether hanya mengangguk "K-kamu sendiri kenapa tidak naik Taksi? tanya balik Bella "Rumahku Dekat dari sini, balas Aether Tiba tiba mobil ngebut menginjak genangan air di Jalan "Awas!? Aether Spontan Melindungi Bella dari Air Genangan yang diinjak oleh mobil tersebut. Aether seketika basah kuyup "Mobil aneh, Ucap Aether melihat mobil itu sangat ngebut "Kamu tidak pa-." Aether kaget dengan tingkahnya yang memeluk Bella begitu erat "Maaf," Kata Aether dengan ekspresi Kaget Bella hanya terdiam sepanjang jalan sampai tiba dirumahnya "Makasi banyak Ya Aether, senyum bella Aether hanya mengangguk dan pergi Bella masih terpikirkan dengan kejadian barusan "Ah kenapa sii?! kok dia tiba² peluk segala?! Seru Bella. Bella masih mengingat aroma parfumnya dan pelukannya yang begitu erat seakan akan ia tidak mau melepaskannya. Kacau, hati bella berdetak sangat kencang bagaikan bagaikan bisikan manis yang merambat pelan ke hati, hangat dan membuat segalanya terasa mungkin. "Apakah ini yang dinamakan Jatuh cinta? -Bella-.
Psychopat [SELESAI] by vanilamilki
32 parts Complete Mature
⚠️WARNING!! ⚠️CERITA INI DI PENUHI DENGAN ADEGAN KEKERASAN, KATA-KATA KASAR DAN VULGAR, BANYAK ADEGAN DARAH, TIDAK UNTUK DITIRU⚠️ "Kau harus ku beri hukuman karna kau sudah berani mendekati pria lain!" Katanya dengan tatapan dingin dan memperlihatkan aura gelap yang sialnya itu menambah ketampanannya. "Kau bukan siapa-siapa aku, jadi kau tidak berhak menghukum ku karna aku dekat dengan pria lain!" Tegas gadis itu membuat pria di hadapannya semakin marah. "Sudah berani melawan hm?" Tanyanya penuh penekanan dan tak lupa dengan tatapan nya yang tajam seperti pedang. "Kenapa aku harus takut padamu?" Gadis itu tampaknya memang senang memancing emosi lelaki di hadapannya ini. "Alexandra!" Tekannya dengan emosi yang akan meledak, alexa pun dengan susah payah menelan saliva nya. "Kenapa? Kenapa sikapmu selalu berubah?! Kadang kau memperlakukan ku lembut, tapi kau juga selalu memperlakukan ku kasar seperti hewan peliharaan!" Cecar alexa dengan amarah yang sudah mengepul di kepalanya. "Aku mencintaimu, dan kau...memang peliharaan ku." Ucapnya santai membuat alexa ingin sekali menghajar wajah sombong pria di hadapannya. "Tuan leovano, kau sangat tampan..." Alexa menggantung kalimatnya, "...tapi sayang, kau bukan manusia. Kau adalah iblis!" Leo menyeringai membuat alexa menatapnya was-was takut terjadi hal yang tidak di inginkan, leo terus melangkah mendekati alexa, alexa reflek memundurkan langkahnya hingga membentur dinding. Alexa tidak bisa kabur sekarang, leo sudah berada di hadapan alexa dengan senyuman anehnya dan itu membuat tubuh alexa meremang. "Ya aku adalah iblis, apa kau mau lihat aksi gila ku? Akan ku tunjukan padamu." Ucapnya dengan tertawa bak psikopat membuat alexa merinding. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah alexa akan bisa kabur dari leo? Atau mereka akan saling jatuh cinta? jangan lupa baca yaa , vote dan komennya juga yaa follow akun wp aku jugaa!!
You may also like
Slide 1 of 10
Kala Kita Diam cover
Alone (SELESAI)  cover
jika bisa memilih cover
Psychopat [SELESAI] cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Antagonis 2 (END) cover
Legatha [END] cover
Albel cover
Fungi & Larva • IDR✔️ cover
YouTube cover

Kala Kita Diam

15 parts Complete Mature

Aether: Laki laki yang beranjak kelas 11 SMA berusaha menggapai cita²nya dan sikapnya yang sangat cool bet deh Seraphine : Perempuan yang sangat misterius bahkan sangat tertutup terhadap teman"nya yang mendekatinya, kecuali teman tertentu. Bella : Perempuan yang baik hati,ramah, multitalent disemua bidang akademik. Mereka Satu kelas tapi tak pernah saling tegur sapa. Hanya berada diruang yang sama, tanpa ingin menjalin Hubungan. Dunia begitu jomplang Hingga disuatu hari dihujan yang lebat Bella berjalan hampir basah kuyup "Duh Kenapa tiba tiba Hujan si?! Emosi Bella. Seseorang Memberikan setengah payung ke bella "Makas-." Bella kaget ternyata dia adalah teman sekelasnya. "Aether." ia melihat papan namanya disebelah kanan didekat kantong bajunya suasana sangat dingin ditambah mereka berdua tidak saling berbicara sepatah kata pun "kenapa tidak naik taksi? tanya Aether dengan ekspresi flat "Gw lebih suka jalan kaki ketimbang naik taksi, balas Bella. Aether hanya mengangguk "K-kamu sendiri kenapa tidak naik Taksi? tanya balik Bella "Rumahku Dekat dari sini, balas Aether Tiba tiba mobil ngebut menginjak genangan air di Jalan "Awas!? Aether Spontan Melindungi Bella dari Air Genangan yang diinjak oleh mobil tersebut. Aether seketika basah kuyup "Mobil aneh, Ucap Aether melihat mobil itu sangat ngebut "Kamu tidak pa-." Aether kaget dengan tingkahnya yang memeluk Bella begitu erat "Maaf," Kata Aether dengan ekspresi Kaget Bella hanya terdiam sepanjang jalan sampai tiba dirumahnya "Makasi banyak Ya Aether, senyum bella Aether hanya mengangguk dan pergi Bella masih terpikirkan dengan kejadian barusan "Ah kenapa sii?! kok dia tiba² peluk segala?! Seru Bella. Bella masih mengingat aroma parfumnya dan pelukannya yang begitu erat seakan akan ia tidak mau melepaskannya. Kacau, hati bella berdetak sangat kencang bagaikan bagaikan bisikan manis yang merambat pelan ke hati, hangat dan membuat segalanya terasa mungkin. "Apakah ini yang dinamakan Jatuh cinta? -Bella-.