The Lies You Gave to Me

The Lies You Gave to Me

  • WpView
    LECTURAS 121
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 28, 2016
WpInfo
Fanfic
Wizarding World: Harry Potter
Sejak berumur sebelas tahun Rapunzel Maya Usman secara rutin mendapatkan surat tanpa nama di hari ulang tahunnya. Isinya adalah quote dari novel Harry Potter dan juga cerita kehidupan dari si penulis itu selama satu tahun sebelumnya. Zel, panggilan keseharian Rapunzel, hanya tahu beberapa hal saja tentang si penulis surat itu. Pertama, penulis itu bernama Newt dan Zel tahu itu adalah nama samaran. Kedua, Newt juga penggila Harry Potter seperti dirinya. Ketiga, Newt tinggal di Malang. Tepat di usianya yang ketujuh-belas, Zel mendapatkan suratnya yang ketujuh. Bagi Zel, tujuh surat ucapan selamat ulang tahun yang misterius sudahlah cukup. Menjelang ulang tahunnya yang kedelapan-belas, Zel memutuskan untuk pergi mencari siapa Newt yang sebenarnya. Perjalanan mencari Newt tidak seperti yang dia bayangkan. Zel dibawa ke tempat-tempat yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya. Dan begitu menemukan Newt, Zel merasa bahwa perjalanannya sia-sia.
Todos los derechos reservados
#39
kabur
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND [TERBIT]
  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Draco Malfoy and The Mirror Of Ecidyrue [SELESAI]
  •  FIGURAN ARZEV
  • Haikyuu Hogwarts x (Reader) ✅

⚠️Versi Wattpad masih belum direvisi ya.. Tunggu versi cetaknya yang akan segera terbit di Penerbit Teori Kata Publishing 🫶 🌱 Starla Lenora adalah gadis yang sejak kecil hidup dengan kehampaan, seolah ada bagian dari dirinya yang hilang bersama malam. Namun segalanya berubah saat ia bertemu seorang anak laki-laki misterius bernama Al di tengah hutan sunyi, pada malam ketika bulan memerah seperti darah. Sejak pertemuan itu, hidup Starla tak lagi sama. Ramalan kuno tentang Sang Pemutar Waktu perlahan terbangun. Tanda lahir berupa bulan merah dan simbol jam di telapak tangan mereka menjadi pertanda bahwa takdir besar sedang menunggu. Tiga dentang lonceng membawa mereka melintasi batas ruang dan waktu, menuju era kedua, dunia asing yang terasa begitu berbeda dari Arawen. Namun sesampainya di sana, sesuatu yang mustahil terjadi. Starla dan seorang gadis bernama Luna saling bertukar jiwa. Kini Starla harus hidup sebagai Luna di era modern, sementara Luna terjebak menjalani kehidupan Starla di Arawen. Di tengah kekacauan dua dunia, Starla dipertemukan dengan dua pemuda misterius yang terasa begitu familiar dan keduanya memiliki banyak kesamaan dengan Al. Dari tatapan mereka, suaranya, bahkan dari cara mereka melindunginya. Semakin lama, Starla mulai mempertanyakan satu hal, Siapa sebenarnya Al? Apakah ia adalah Gallen, yang hangat seperti cahaya bulan? Atau justru Aleron, pemuda dingin yang perlahan tenggelam dalam luka dan kegelapan? Namun tanpa mereka sadari, waktu yang terus mereka ganggu perlahan mulai menghancurkan segalanya. Rahasia tentang kerajaan Arawen, kutukan bulan merah, hingga sosok misterius bernama Aurion membawa mereka pada kenyataan bahwa tidak semua takdir diciptakan untuk berakhir bahagia. Terkadang, orang yang paling ingin kita temukan, justru menjadi alasan terbesar mengapa kita harus belajar merelakan. #sudah terbit

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido