Kita Nikah?

Kita Nikah?

  • WpView
    Reads 736,075
  • WpVote
    Votes 31,861
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Apakah melepaskan semudah saat kamu memutuskan untuk menjatuhkan hati? Mencintai seseorang yang tidak pernah menganggapmu ada pasti menyakitkan, bukan? Diara menyelami rasanya, bukan, dia bahkan telah tenggelam karena mencintai laki-laki yang hanya boleh menjadi angannya. Cinta monyet yang memperkenalkan padanya bagaimana debar malu-malu cinta pertama sekaligus memperkenalkan kecewa karena penolakan. Saat ada banyak cinta lain yang menawarkan rasa selain "Cinta Sendiri" yang tanpa ia sadar telah mengelilinginya, mampukah ia melepas belenggu itu? Gadis itu hanya ingin berhenti berlari dan menemukan obat dari ketergantungannya pada lelaki itu. Terdengar sederhana, namun sangat sulit ia dapatkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf....
  • Yang Tertinggal
  • Dia, Cinta Sekaligus Luka
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • PERGI TANPA PILIHAN
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • MARRIED WITH MY FRIEND
Maaf....

Banyak orang membenarkan bahwa cinta pertama akan sangat sulit dilupakan. Namun, ada juga yang menganggap bahwa itu hanyalah mitos belaka. Faktanya menurut sisi psikologis, ujaran cinta pertama sulit dilupakan bukanlah sekedar mitos dan merupakan hal yang normal terjadi. Bukan tanpa alasan, menurut psikolog klinis Holly Schiff, jatuh cinta untuk pertama kalinya adalah pengalaman yang mengubah hidup, sehingga wajar jika tidak mudah terlupakan. Seperti halnya yang dirasakan oleh Dhira , seorang gadis yang mempunyai nama lengkap Naadhira Chayra. Dia sama sekali tak dapat melupakan Banyu Sagara yang menjadi cinta pertamanya saat SMA. Oleh karena itu hingga saat ini Dhira tak pernah bisa menerima cinta dari laki-laki lain, sebab dia tak pernah sekalipun berniat untuk mengkhianati cinta pertamanya itu. Walaupun perasaan itu tak pernah berani dia ungkapkan. Lain halnya dengan Banyu yang menyangkal pemikiran seperti itu. Hingga akhirnya Banyu menyesal dan tersiksa dengan semua yang telah ia sangkal. Tapi penyesalannya sudah terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines