We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Beloved Bestfriend

My Beloved Bestfriend

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 23, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta itu bukan soal memiliki atau tidak Cinta itu tentang bagaimana kita mengikhlaskan dan merelakan sesuatu yang memang bukan tercipta untuk mendampingi kita sebagai jodoh kita Karena cinta adalah sebuah perasaan Perasaan yang tak bisa dipaksakan Cinta dapat tumbuh untuk siapa saja Tidak memandang apakan ia adalah musuh kita, teman kita atau mungkin sahabat kita. Seperti apa yang telah aku rasakan. Mencintai sahabat sendiri bukan persoalan yang mudah. Namun juga bukan merupakan masalah besar Karena cinta adalah sebuah perasaan yang dapat dirasakan oleh siapa saja dan untuk siapa saja Dan maafkan aku jika aku salah mencintaimu, sahabat Dan akankah suatu saat kita bisa bersama? Ataukah takdir tetap menjauhkan kita? Mungkin hanya waktu dan takdir yang dapat menjawab itu semua.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why Friend?
  • Musuh😒 VS Cinta😘
  • Loving Can Hurt
  • Abra Kadabra (End)
  • TEMEN RASA PACAR
  • A Rainbow
  • It HURTS

[Jangan lupa follow sebelum membaca] *** "Ay, boleh nggak gue pinjem topi lo?" Ayleen hanya mengangguk, lantas memberikan apa yang diinginkan pemuda itu. Namun ternyata, barang yang ia pinjamkan bukan untuk dipakai, melainkan diberikan kepada gadis lain. Bukan, ini bukan kisah tentang Ayleen yang menjadi seorang sadgirl. Ia tidak akan membiarkan dirinya menangis karena Arsen, sahabat tercintanya itu. Hanya saja, ini terlalu sulit. Terlalu sakit pula jika terus menerus terjadi. Tapi, mau bagaimana lagi? Kebahagiaan Arsen adalah segalanya untuk Ayleen. Bahkan jika Arsen meminta dirinya berkorban, Ayleen akan memberikannya dengan senang hati. Selama Arsen masih bisa tersenyum, Ayleen tidak akan menolak. Sampai kapan pun (katanya). Hingga suatu saat semesta mengirimkan Refan dalam hidup Ayleen. Pemuda yang setia menunggunya. Pemuda yang rela menjadi sekedar pelariannya. Juga pemuda yang senantiasa bersabar dengan segala kebodohannya. Akankah Ayleen bisa mencintai Refan dengan sepenuh hati? Ataukah Arsen akan menyadari kehadiran Ayleen dan membalas cintanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines