Beautiful Women

Beautiful Women

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2019
The story is based on my own thinking and imagination. Please report to me if you found others who copy my story. DON'T COPY MY STORY! Vian Mehmed Aku dan dia di pertemukan secara tidak sengaja dan mungkin juga terdengar biasa - biasa saja. Aku akui perasaan itu semakin lama semakin berkembang layaknya sebuah bunga yang bermekaran dan aku tidak berpikir bunga juga bisa layu dan pergi seperti debu yang menghilang tanpa jejak, seperti kehadirannya bagaikan bunga. Sedari awal memang salahku yang membuatnya pergi di saat perasaan ini semakin dalam dan kuat. Adinda Heelshire Di satu sisi aku menyesal telah bertemu dengannya, di sisi lain aku bersyukur telah bertemu dengannya yang membuat hidupku lebih indah. Kenapa takdir harus membawaku ke dalam rasa sakit ini lagi?. Sepertinya aku tidak berhak bahagia walaupun hanya satu hari saja. Saat aku masih menjadi gadis kecil, aku berharap cepat tumbuh dewasa tetapi setelah mengatahui hidupku akan seperti ini. Aku lebih baik menjadi gadis kecil seumur hidupku dan merasakan kasih sayang kedua orang tuaku.
All Rights Reserved
#568
sakithati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The last song of our love in London •END•
  • please stop it!! [Ending]
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Hopeless
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • HAPPY STORY [SUDAH TERBIT]
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • She(r)
  • Coffee Of My Life

[MK] Pernah berfikir bahwa hidup terlalu kejam? kau yang saat ini terpuruk karena cinta, atau kau yang sedang berharap tanpa kepastian akan menjadi apa kisah kalian. Percayalah, kalian tak pernah sendiri. Diluar sana, banyak juga yang merasakan sakit dan derita seperti yang kalian rasakan. Dan aku, aku pun merasakan semua itu. Aku yang harus melepaskan orang yang aku cintai, aku yang harus mengubur impianku untuk bisa bersamanya. Mungkin kau berfikir bahwa kisahmu teramat pedih, kau merasa hidupmu tak kuat lagi menahan kegetiran. Kisahku mungkin jauh lebih buruk dari itu. Kisah mereka pun mungkin jauh lebih buruk dari kisahmu. Namun, kita tahu bahwa kita tidak sendiri, kita masih berhak untuk tersenyum, kita masih berhak untuk menikmati kehangatan matahari setiap pagi. Apa pun, aku hanya ingin sampaikan satu hal padamu, cinta memang tak selamanya harus memiliki, dan kau tetaplah layak bahagia dengan siapa pun yang benar-benar berjuang untukmu. "I know in this world there can't be a life that runs smoothly ..." Ucapku sambil tersenyum getir, mengingat semua perlakuan manis Jeon kepadaku. Tetapi kenapa Jeon? But why does it have to be Jeon!!? -Tahun 1986, kota London-

More details
WpActionLinkContent Guidelines