Because This is His Destiny

Because This is His Destiny

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 6, 2016
Dia terduduk sambil termenung, entah apa yang ada di pikirannya hingga ia tak menyadari bahwa sedari tadi ada seseorang yang berdiri di sampingnya memperhatikan tingkah diamnya tersebut. Raisyanaura Putri gadis yang sedari tadi di perhatikan itu akhirnya tersadar setelah orang yang memperhatikannya telah bosan menunggu sadarnya gadis yang ada di hadapannya dengan cara mengejutkannya namun ternyata tak mendapatkan respon baik dari gadis di depannya. "Apaan sih?" Ucap Naura sinis karena merasa terganggu. "Na, udah dong. Cukup buat diri lo terkurung seperti ini. Memangnya lo gak capek sama keadaan lo sekarang?" "Gak ada urusannya sama lo" balas Naura tanpa mengubah nada bicaranya. "Gue gak mau lo berubah na" lirihnya "gue pengen lo yang kayak sebelumnya" lanjutnya. "Gue gak bakalan balik seperti sebelumnya" Balas Naura tak kalah lirih dan semakin menunduk menyembunyikan wajahnya. Keheningan menghampiri mereka setelah perbincangan singkatnya. Andi Rasya Putra akhirnya duduk di samping Naura sambil memperhatikan tubuh gadis yang sedang bergetar tersebut dengan lekat. "Maafin gue na" lirihnya hampir berbisik sambil menarik Naura kedalam pelukannya, hingga ia merasakan ketenangan dari tubuh yang di peliknya pertanda bahwa gadis tersebut telah damai dalam tidurnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tentang sebuah rasa
  • Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT)
  • Naura & Lukanya
  • TRAUMA
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Nathalea
  • MEET AFTER PARTINGE
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • I'm not Raya [√]

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines