LOVE & RACE [HIATUS]

LOVE & RACE [HIATUS]

  • WpView
    LECTURAS 655
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 28, 2019
Avriza Nafisah Abraham Sean Fraditya Abraham Alvira Prandhita Abraham *** Tiga bersaudara dari keluarga Abraham. Yang memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Satu kesamaan dari sifat yaitu: Selalu menampakkan sifat asli mereka dengan orang-orang yang bisa membuat mereka nyaman. Kecuali Rara. *** Riza dengan sifat kalemnya jika di depan umum. Seorang mahasiswi fakultas kedokteran di salah satu universitas di Yogyakarta. Sean dengan sifat dingin, irit berbicara, dan tidak pedulian dengan lingkungan sekitarnya jika di depan umum. Ketua OSIS dan juga seorang pembalap tingkat nasional. Rara dengan sifat cerewet dan begajulannya, dimanapun dia berada. Bahkan, keluarganya dibuat pusing karena sifat Rara yang bisa dibilang nauzubillah. *** Bagaimana keseharian mereka? Juga, bagaimana perjalanan kisah cinta mereka? [Love & Race] ~ Bahasa Non-Baku ~ No EYD ~ Banyak kata kasar di beberapa bagian. *** [On Going - Slow Update] Pernah dipublish~ ©2017
Todos los derechos reservados
#22
race
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • My Three Brothers [Terbit]
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Leo Carousel [End]
  • ALVASANDRA
  • DOUBLE SARA
  • RASKAY : We Are Friend ? You Okay With That ? [END] ✅
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Twenty Days One Month [END]

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido