"Jangan bicara seakan kau tidak akan pernah menyukaiku, jika pada akhirnya kau manyukaiku, dan bahkan mencintaiku, karna kau tidak akan tahu bagaimana takdir telah mengatur semuanya, dan bila itu semua terjadi, aku harap kau tidak terlambat mengungkapkannya."
(Livia Putri Mahesa)
"Dulu aku memang tidak menyukaimu, tapi setelah aku mengenalmu, ternyata kamu memang menarik, dan lambat laun akupun menyukaimu atau bahkan parahnya lagi aku malah mencintaimu, dan aku berharap aku tidak terlambatmengungkapkannya."
(Reno Aditia Alfares)
"Mobil sport taruhan si cupu udah kita kirim ke rumah lo" membuat langkah kaki salma terhenti mendengar ucapan tersebut sambil menatap ke arah rony dan teman temannya
"jadi kapan lo putusin salma, lo ngga risih pacaran sama orang cupu gitu, lo udah mulai suka yaa atau taruhan ini kita batalin aja" tanya paul ke rony yang membuat jantung salma berdetak kencang
"aku cuma taruhan" ucap salma dalam hati sambil menatap rony nanar yang tanpa sadar kue yang dibawanya pun terjatuh yang membuat rony berserta teman temannya menatap salma kaget
"caaa" ucap rony dengan muka memucat melihat salma yang menatapnya dengan nanar