Who Am I?

Who Am I?

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 10, 2017
Dia begitu cantik, dengan rambut pirang panjang dan kulit putih pucatnya. Sikapnya yang dingin membuat Zayn Malik penasaran, siapakah sosok perempuan itu? Akankah perempuan itu menerima kehadiran Zayn dalam hidupnya dan sanggupkah dia menerima segala permasalahan hidup? Hidup adalah pilihan dan segala permasalahan adalah rintangan yang harus dilewati. Akankah seorang Kathrine William Scott bertahan dalam dunia yang sangat kejam ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Guéris-Moi
  • For You, I am.
  • The Bleeding Lady [completed]
  • The Blooming Lady [completed]
  • Us? [Zayn Malik]
  • Girl and Big Ben
  • You, Me & Love [COMPLETED // Zayn's]
  • Menunggu Senja Kembali

Di tengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, empat orang dengan luka dan harapan masing-masing bertemu dalam kisah penuh warna--tentang cinta, kepercayaan, dan cara memahami satu sama lain. Jasmine, seorang konselor yang selalu membantu orang lain menghadapi trauma mereka, justru masih terjebak dalam trauma masa lalu yang membuatnya sulit percaya pada cinta lagi. Ketika seseorang dari masa lalunya kembali, dan orang baru mulai mengetuk pertahanannya, ia harus memilih: tetap bersembunyi atau menghadapi ketakutannya. Adrian, seorang penulis yang menikmati hidup dalam ketenangan, selalu percaya bahwa cinta tidak boleh menghalangi ambisi. Namun, pertemuan tak terduga membawanya ke dalam dinamika yang tidak ia sangka--termasuk ujian besar dalam kariernya saat karyanya terseret dalam masalah hukum. Hana, sahabat sekaligus rekan bisnis Jasmine, yang selalu tampak tenang dan terkendali. Namun di balik sikapnya yang tertutup, ada banyak hal yang ingin ia sampaikan-terutama kepada seseorang yang berarti baginya. Hanya saja, tidak semua perasaan mudah diungkapkan, dan kebisuannya bisa menjadi awal dari kehilangan. Evan, seorang fotografer yang melihat dunia dalam warna-warna berbeda, mendapati dirinya di hadapan tantangan terbesar: memahami seseorang yang harus menghadapi pertanyaan yang sama: seberapa jauh mereka bisa membuka hati tanpa takut terluka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines