Late
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 20, 2017
"Gue rasa kita bisa mencoba," ujar seorang pemuda berpakaian putih abu-abu kepada seorang gadis yang kini tengah menghadap taman sekolah. "Gak bisa.Gue gak bisa." jawab sang gadis bernama rena ini dengan tegas. "Sekarang apa lagi salah gue ke lo?" pertanyaan yang dilontarkannya mampu membuat rena balik badan. "Lo atau gue gak ada yang salah.Kita cuma terlambat," jawab rena yang sukses membuat pemuda tadi mengerutkan dahinya tanda bingung. "Maksud lo,apa?" "Ya,kita udah terlambat.Terlambat menyadari bahwa kita udah mencintai orang yang salah," jawab rena sambil melenggang pergi dari hadapan pemuda tadi. "Gue tau lo butuh waktu,luka hati kita sama-sama belum kering.Gue akan tetep tunggu lo,Ren."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cause No Body's Perfect
  • LOVE SPRINGS UNDER THE RAIN
  • ✓ Boss Terlahir Kembali Dengan Peri Kecilnya
  • [END] Peach
  • KENYATAAN (Clara)
  • (END) I am the dead white moonlight
  • Boleh Aku Gandeng Tanganmu Nanti?

"Gue tau gue gak kaya dia,tapi gue bisa buat lu bahagia dengan cara gue sendiri ,gue bisa buat lu berubah jauh lebih baik ,dia emang punya segalanya tapi dia gak bisa buat lu berubah jauh lebih baik" Gadis itu nangis terisak isak sambil memegang dadanya yang sesak ,diantara derasnya hujan dia berjalan sendirian. Rencana tuhan pasti akan membawanya kebaikan jika kita hadapi semuanya dengan sabar. "Faktanya hanya ada dua wanita yang aku cintai saat ini ,kamu dan mamah ku ".

More details
WpActionLinkContent Guidelines