Story cover for STITCHES by Laputuu
STITCHES
  • WpView
    Leituras 394
  • WpVote
    Votos 47
  • WpPart
    Capítulos 20
  • WpView
    Leituras 394
  • WpVote
    Votos 47
  • WpPart
    Capítulos 20
Concluída, Primeira publicação em dez 07, 2016
Maduro
Dipikiran kinara sih Alvino itu Cowok yang suka tidak jelas, suka diem suka banyak ngomong. kaya bunglon banget.

"Terkadang suka mikir mungkin gak ya hidup terus manis kaya permen rasa susu, kesukaan  gue ini?" Kinara berucap dalam hatinya sendiri.


Karena ide gila sang kakak mereka pun bertemu dengan tidak sengaja, sampai memiliki cerita sendiri.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar STITCHES à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Don't Talk About Money, de catheryn99
55 capítulos Concluída
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
IMDL, de Nayuna12
39 capítulos Em andamento
hanya ada kesunyian di antara keduanya sebelum sebuah pertanyaan terlontar dari bibir sang gadis untuk memecah keheningan. "Avinn, Aku kalo jadi princess cocok gak?" Tanya Nabila sambil menatap berbinar ke arah Alvino. "Cocok.. " "jadi nenek sihir nya" lanjut nya sambil menahan tawa melihat ekspresi Nabila yang sudah cemberut. "Masa nenek sihir sih?! Yang cakepan dikit kek!" "Sebenarnya semua peran cocok, tapi kalo ga di peranin," langsung ngibrit lari meninggalkan Nabila sendirian di sana "ALVINOOO!!" mengejar nya sambil membawa sendal yang sebelumnya sudah ia lepas terlebih dahulu dan bersiap untuk melemparnya. "Kalo ketangkep Aku potong Kamu jadiin sate bakar!" Ucap Nabila penuh amarah sambil terus berlari mengejar Alvino. "Sinii, tangkep kalo bisa!" Tantang Alvino pada gadis mungil di belakangnya, yang sudah menatap permusuhan ke arah nya. "Serasa di kejar bebek Gue," "APA KAMU BILANG?!" "Ampun Sayanggg!!" Cerita ini mengisahkan tentang dua remaja yang saling menyukai namun tertutup gengsi yang tinggi, Si cowo Alvino Putra Reynaga dan Si cewe Nabila Yaza Derandra. Akan kah mereka akan bersatu setelah melewati banyak rintangan untuk bisa bersama ataukah mereka lebih memilih mengubur perasaan masing masing? maaf apabila banyak typo atau cerita ga nyambung karna ini cerita pertama yg aku buat , jangan lupa buat vote dan komen! Dan jangan jadi siders, harap hargai karya seseorang! ⚠️ tukang copy?huss huss sana. apabila ada kesamaan nama tokoh, tempat atau alur aku minta maaf mungkin itu ketidaksengajaan karna aku bikin cerita ini murni dari pikiran aku sendiri . mengandung kata kata kasar⚠️ dan bucin akutt, kalo baper tanggung sendiri
F A K E ? [End], de zeevadeva__
58 capítulos Concluída
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
My Name is SYANARA (COMPLETED) cover
Don't Talk About Money cover
Semesta Angkasa | Teenlit ✔ cover
ALRIN cover
BAD BOYS & BAD GIRLS [Revisi] cover
Walk Beside Me (PROSES REVISI) cover
COMPLICATED cover
IMDL cover
F A K E ? [End] cover
ADYRA cover

My Name is SYANARA (COMPLETED)

55 capítulos Concluída

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa