Miracle Of Love

Miracle Of Love

  • WpView
    LECTURES 53
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., juin 8, 2017
Aku tidak percaya lagi pada kata miracle sejak saat itu. Bahkan aku tidak mengenalnya bahkan tidak merasakannya walau aku sangat ingin. Tidakkah benar kata orang orang jika berharap pada kata itu maka akan membantu mu? Jawabannya tidak.! Kata itu berhasil membuatku meninggalkan duniaku,hidupku,raga dan semua yang aku miliki. Aku hanya hidup seperti orang lain namun tidak tau arah dan tujuanku. Beri selamat pada kata miracle, aku membencinya.sungguh sungguh membencinya.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ALVIN (On Going)
  • realities and nightmares
  • MUTIARA
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • Thank you
  • BERTAHAN DEMI TUHAN
  • The last song of our love in London •END•
  • Aku Tersentuh Cinta
  • Red String

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu