Story cover for Pensil by priscyovia
Pensil
  • WpView
    Membaca 83
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 83
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Des 09, 2016
"Bukan siapa-siapa. Hanyalah sosok dari kata "kecewa" yang kebetulan memiliki sepasang tangan dan kaki. Disebut sebagai istimewa adalah suatu kehormatan yang luar biasa dalam hidupku, sesuatu yang tidak mungkin. Sama halnya seperti dicintai. Bagaimana caranya aku membuat orang lain mengerti diriku jikalau aku sendiri tidak demikian? Bagaimana caranya aku membuat orang lain menyukaiku jikalau aku sendiri membenci pantulan yang kulihat di kaca setiap harinya? Sebanyak apapun materi yang kubeli dan uang yang kuhambur-hamburkan tidak akan mampu memuaskan kebutuhan yang tidak pernah sanggup kuucapkan dengan kata-kata. Aku tidak pernah mengerti.

Tapi tidak dengan kamu.
Kamu tidak butuh aku untuk mencintai diriku sendiri terlebih dahulu, untuk menerimaku. Kamu tidak butuh aku untuk mengerti diriku sendiri terlebih dahulu, untuk memahami apa yang sedang kurasakan. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku merasa diterima."

= Pensil, 2016 = 

Dua anak kembar non-identik, Mentari dan Bintang. Mentari, yang tidak mencerminkan namanya. Bintang, yang seringkali tidak merasa bahwa Mentari adalah kembarannya. Mentari tidak ingin disama-samakan dengan Bintang. Mentari yang kuat, Bintang yang rapuh. Mentari yang berusaha, Bintang yang dikagumi. 

Cerita keduanya dimulai saat mereka masih sangat kecil, di tempat yang ditakuti oleh anak kecil seusia mereka pada umumnya-rumah sakit. Rumah sakit bukanlah "rumah" yang menyenangkan, tetapi tidak bagi Mentari yang menemukan secercah harapan untuk pertama kalinya disana. Kebahagiaan kecil, namun berarti. Yang terus ia dekap erat-erat seiring berjalannya waktu. Seorang malaikat tanpa sayap.


Selamat datang dalam satu dari ribuan kisah, tentang persaudaraan dan keluarga, mimpi serta harapan, derita maupun luka, kebahagiaan dan sukacita, dan tidak lupa-cinta itu sendiri.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Pensil ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Tiga Belas Misi ✔️ oleh mooniemakeu
43 bab Lengkap
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
Eccedentesiast oleh _adm29
5 bab Lengkap
Namanya, Mentari Khalila Hasan. Lebih akrab disapa, Riri. Senyumnya, secerah mentari dipagi hari. Namun, siapa sangka dibalik sebuah senyum cerahnya, tersimpan banyak kepalsuan. Seolah senyum yang ia tampilkan didepan semua orang hanyalah topeng, atau kamuflase untuknya bertahan hidup didunia yang keras ini. Mungkin Mentari adalah salah satu contoh dari berbagai macam orang didunia ini, yang bersembunyi dibalik topeng "smile" nya agar tidak terlihat menyedihkan. Terkadang orang yang paling banyak tertawa dan selalu mengumbar senyuman adalah mereka yang pintar menyembunyikan lukanya. Begitulah realitanya, banyak orang tersenyum tapi hatinya menangis. Bahkan ada orang yang baik didepan, tapi nyatanya menusuk diam-diam. Ada juga yang seolah membenci, padahal nyatanya menyukai. Pada dasarnya, apa yang kita lihat dan dengar itu belum tentu apa yang sebenarnya terjadi. Isi hati seseorang tidak ada yang tahu, selain dirinya sendiri dan Tuhan-nya. "Aku seperti siang yang tak pernah melihat malam. Seperti bulan yang selalu kesepian, dan seperti mentari yang selalu bersinar. Meskipun tiada yang tahu bahwa sinarku adalah palsu." - Mentari Khalila. 🌻🌻🌻 "Kemarin malam kamu jalan sama siapa ?" Gadis itu menatap lelaki didepannya penuh tanya. "Siapa yang bilang ?" Ucap lelaki itu lalu tersenyum miring. "Ada, kamu gak perlu tahu." Ujar gadis itu lalu menatap lurus kedepan. "Itu cuma sepupu, bukan siapa-siapa." Ucap lelaki itu. Gadis itu membisu ditempatnya. Lelaki itu menatap gadis yang tengah duduk disampingnya, "kamu kenapa?" Dengan segera gadis itu menggeleng, "aku gapapa." Ucapnya lalu tersenyum. "Kamu marah ?" Ucapnya sambil menatap gadis itu. Lagi-lagi gadis itu menggeleng lalu tersenyum, "aku percaya sama kamu." Lelaki itu pun balas tersenyum. 🌻🌻🌻 @TeenlitIndonesia FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE AND COMENT ?
ANNOYING KOMANDAN {END} ✓ oleh KimRyeonjin
28 bab Lengkap Dewasa
"Aiptu Nachita Yuananda, kamu tanggung jawab saya. Mulai sekarang dan seterusnya." "Sampai ketemu besok atau di waktu tertentu. Kapanpun itu, saya akan selalu menunggu saat kita ketemu lagi dengan euforia yang sama." Kisah cinta sepasang Abdi negara yang bertemu secara sengaja. Namun, jatuh cinta tanpa di sengaja hingga menumbuhkan perasaan yang mengekal dalam jiwa. Mengikat hati tanpa perlu kata, hanya melalui tatap mata. "Maaf, karena sudah lancang menjatuhkan hati pada Komandan." "Siap, Komandan!" "Saya siap menemani Komandan di setiap langkah yang Komandan ambil. Saya siap berada di sisi Komandan, dan menjadi rumah buat Komandan." "Saya gak bisa janjiin apa apa, Ndan. Saya juga bukan manusia sempurna, tapi kalau mau bahagia sama sama. Saya bersedia." Romansa sepasang anak manusia yang membuat cemburu setiap mata yang memandang mereka, bahkan tuhan pun cemburu melihat besarnya cinta itu. "Aku ingin jadi seperti senja, Mas. Yang kepergiannya selalu membekas di hari orang-orang. Yang keindahan nya selalu abadi dalam benak setiap makhluk, meskipun kehadiran singkat." "Untuk mencintai Senja, Kamu tidak perlu menjadi bumi." "Kamu hanya perlu menjadi Mentari, karena Mentari ikut kemanapun Senja pergi. Bahkan tengelam bersama Senja." Senja, Bumi dan Mentari. Itulah mereka. Sebuah perumpamaan yang sederhana, namun rumit jika di jabarkan dengan kata-kata. Hingga menghabiskan jutaan kata pun tak mampu menggambarkan betapa indahnya tiga hal tersebut. "Tetap bersinar ya, Mentari ku...." "Kamu beneran pergi, Na?" Keindahan cinta dari kedua insan itu menyemai kecemburuan dari Sang Maha cinta. Sehingga dia merenggut salah satu dari mereka dan menjadikan dia yang tersisa, mengambil peran bumi yang gelap gulita karena ditinggal senja. "Mentari mu ini, akan menyusul Senja-nya segera." "Dengan ini tugas kamu saya nyatakan selesai, Iptu Nachita Yuananda. Beristirahat dengan tenang, senjaku. Namamu akan harum di kenang seluruh negeri."
AETERNA  | Selesai✓ oleh Ascorpens
69 bab Lengkap
FOLLOW AUTHOR SEBELUM BACA:-) {Cerita ini hanya FIKTIF belaka. Jika ada kesamaan nama, tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan} Blurb : Menjadi gadis dengan hidup yang begitu memilukan bukan pilihannya. Delila ingin merasakan bahagia mendapati kasih dan cinta dari orang tua serta temannya. Namun garis takdir seakan ingin menguji seberapa kuat mentalnya. Dan ya. Delila adalah manusia biasa dan dia tidak bisa. Jiwanya rapuh begitu kenyataan seakan melemparnya ke dalam jurang pekat. Kematian adalah jalan dirinya menghindar dari belenggu yang merantai dirinya dengan kepahitan. Namun takdir memang tidak akan pernah puas. Delila kembali ditakdirkan untuk mendapatkan kesempatan hidup dengan identitas baru. Dan semua bukan tanpa alasan. Delila musti mencari sosok yang mau membagi cinta dan kasih untuknya. Mau dengan suka rela mendoakan Delila agar damai di sana. Namun seperti sebuah aturan, Delila tak boleh membalas perasaan itu. ... "Ya, pokoknya kalo lo gak mau jadi bego ya jangan jatuh cinta." "Davin, mana ada orang bego karena jatuh cinta!" "Ada." "Siapa?" "Nih, orang di sebelah gue." "Davin!" Tangan Zelia dengan cepat mencubit lengan Davin membuat cowok itu mengaduh kesakitan. "Sakit, Zel. Apaan sih lo!" "Makanya jangan ngomong sembarangan. Orang gak akan bego hanya karena dia jatuh cinta, justru sebaliknya, cinta bisa buat sesorang berubah jadi lebih baik, penyayang dan lebih perhatian. Zelia pengin Davin kayak gitu." 17+ Cover by pinterest Yuk ikutan intip ceritanya!!
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Mentari cover
Mentari Tanpa Sinar cover
Bintang, langit dan matematika cover
Epilog Tanpa Prolog cover
Awareness: Is (not) The Ending cover
Tiga Belas Misi ✔️ cover
Eccedentesiast cover
ANNOYING KOMANDAN {END} ✓ cover
AETERNA  | Selesai✓ cover

Mentari

6 bab Lengkap Dewasa

Mentari adalah seorang anak remaja yang sangat ceria dengan tingkahnya yang aneh,dia adalah seorang anak broken home yang menyimpan lukanya sendiri dan ingin membahagiakan orang lain