only you don't know

only you don't know

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 23, 2017
Dari arah tangga tampak seorang gadis dengan rambut terurainya yang akan menghampiri Ariq,sementara Ariq hanya terpana melihat gadis itu yang semakin terlihat cantik nan anggun itu.sungguh jauh berbeda dari lima tahun yang lalu,gumam Ariq dalam hati. "Hay,long time no see" ucap gadis itu dengan senyumannya yang indah dan lesung pipinya yang menjorok ke dalam. "hay''jawab lelaki itu dengan logat gerakan aneh yang jelas tampak terlihat salah tingkah. " bagaimana udah punya cewek baru belum?'' lontaran pertanyaan dari sang mantan itu langsung membuat Ariq terkejut.Ariq tak mampu bertatap wajah dengan gegalat seperti salah tingkah. gue cuma sayang Lo saa,dari dulu sampai sekarang gue gak bisa ngelupain lo
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • LOH MANTANN?!!
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Bara [REVISI]
  • Beri Aku Sedikit Waktu (End)
  • ELZEAN [On Going]
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • My boy is My LOVE
  • Just Ordinary Love Of a Girl
  • AIRen

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines