Story cover for Rilarza by reepsrsa_
Rilarza
  • WpView
    Reads 789
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 789
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 12
Complete, First published Dec 10, 2016
Baby Breath.

Rila tersenyum miring. 

" Tau dari mana lo gue suka ini?" Tanya Rila terdengar lirih namun masih tetap terdengar seperti biasanya.

" Jangankan itu gue juga tau tanggal lahir lo dan siapa tuhan lo." 

"Hah,dasar korban Dilan! Acting lo jelek." Sindir Rila.

"Bodo suka-suka gue. Cogan mah bebas." Ucap Arza dengan tingkat percaya diri yang tinggi.

Rila hanya mengerutkan alis dan menatap Arza tajam.
All Rights Reserved
Sign up to add Rilarza to your library and receive updates
or
#338firststory
Content Guidelines
You may also like
I'm Into You, Lily ✓ by Unch_Kiyowo
65 parts Complete Mature
Folder 1. Aku Padamu kak Erza Folder 2. Aku Padamu Lily Kalau aku disuruh menggambarkan sosok Erza Regawangsa, aku akan jawab, tahu perosotan waterboom? Nah, itu hidungnya. Tahu semut rang-rang? Nah itu alisnya. Tahu triplek? Itu mukanya. Tahu beruang kutub? Mereka teman akrab, sama-sama dingin. Tahu pangeran berkuda putih? Ini, nih yang aku males bilang, mereka emang beneran mirip gantengnya. Kalau kalian pikir aku bakalan klepek-klepek hanya dengan sekali kibasan rambutnya, atau langsung meleleh cuma melihat mata jelaganya yang tajam, kalian salah besar. Aku bukan bagian dari sekumpulan cewek-cewek pengagum sosok Erza. Aku sebagian kecil, atau cuma aku satu-satunya cewek di SMA Saga yang memendan dendam kesumat sampai ke ubun-ubun. Kalian pengin tahu kenapa sebegitu bencinya aku sama dia? Mendekat sini, aku bisikin alasannya. Sahabatku, Vina saja tahu semua. Aku gak akan biarin kalian terserang demam tinggi hanya gara-gara memendam penasaran akut. "Pada suatu hari yang cerah, cerita ini dimulai ketika ...." "Lily!" Bahaya! Aku harus segera melarikan diri. Maaf, mungkin belum saatnya aku memberitahukannya sekarang. Ini masalah kelangsungan hidup dan matiku, tergolong sangat darurat dan sedang aku pertaruhkan. Aku janji akan menceritakannya sampai benar-benar tamat jika kalian mengikuti perjalanan paling mengenaskan selama aku jadi peserta didik baru di SMA ini. Bye-bye! "Lily berhenti sekarang juga! Di saat kaki-kakiku berlari menelusuri koridor, kepala dengan komando sendirinya memutar ke belakang hanya untuk memastikan entitas si muka triplek dan wajahnya semerah pantat babon. Lampu merah! Peringatan keras! Dia benar-benar sangat marah.
CHAVANDA by N-J-L_wp12
31 parts Complete Mature
Bagaimana jika kita menyukai teman lawan jenis atau menyimpan rasa lebih pada seorang teman dari kecil yang tidak menyukai kita balik? Tidak di anggap sebagai bagian dari keluarga kandung nya sendiri, dan selalu terasingkan. Lalu di timpa oleh fakta mengejutkan yang hampir membuat nya putus asa. ia adalah seorang gadis cantik yang sulit merasakan kebahagian dan menyimpan segudang rasa sakit berserta luka besar di hatinya. "Kamu yang seindah berlian, dan aku yang hanya sebatas serpihan. Serpihan yang tidak berharga ini, dengan tidak tau dirinya menganggap kamu sebagai semesta nya." - yormanda amiya Pramudya. Di hadapkan oleh pilihan yang sulit tentu tidak mudah bagi seorang remaja tampan bernama Chavandra alkenan wirjaya Kehidupan dan kebahagian seseorang bergantung padanya, hingga membuatnya sulit memilih. Cinta? Atau pilihan? Lalu keputusan apa yang akan ia ambil? Dan apakah keputusan nya sudah tepat? "Mencintaimu itu kayak narkoba. Sekali coba jadi candu, gak dicoba bikin penasaran, ditinggalin bikin sakau." -Chavandra alkenan wirjaya. Dan bagaimana jika nanti sebuah fakta tak terduga terungkap? Bisa kah mereka berdua bersatu dan terikat hubungan lebih dari seorang teman, dengan segala masalah dan alasan yang ada? ***** "Kalau ada apa-apa, Lo harus bilang ke gua!"ucap cowo itu tegas. "Kenapa perasaan ini harus ada?"gumam cewe itu perau. ***** "SERANG!!!" Kedua pertarungan di antara dua geng besar itu sudah tidak bisa terelakkan lagi. Bugh Bguh "Mati Lo bangsat!" Bugh ***** Mari kita lihat perjalanan hidup mereka 11.6.22 #27-sendiri #6-freindzone #21-fakta #32-mencintai #111-pertemana
Vericha Aflyn ✔️ by Icacty_
58 parts Complete
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
HTS (Hubungan Tentang Status) by Dilandita
28 parts Complete
"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.
You may also like
Slide 1 of 10
I'm Into You, Lily ✓ cover
ARFA (Arka Fauza) END cover
RAGNALA [END] cover
CHAVANDA cover
THREE GIRLS AND ALL STAR  cover
Vericha Aflyn ✔️ cover
HTS (Hubungan Tentang Status) cover
RINJALANG [Completed] cover
The King of Hazsa {Tidak Dilanjutkan} cover
Alibi cover

I'm Into You, Lily ✓

65 parts Complete Mature

Folder 1. Aku Padamu kak Erza Folder 2. Aku Padamu Lily Kalau aku disuruh menggambarkan sosok Erza Regawangsa, aku akan jawab, tahu perosotan waterboom? Nah, itu hidungnya. Tahu semut rang-rang? Nah itu alisnya. Tahu triplek? Itu mukanya. Tahu beruang kutub? Mereka teman akrab, sama-sama dingin. Tahu pangeran berkuda putih? Ini, nih yang aku males bilang, mereka emang beneran mirip gantengnya. Kalau kalian pikir aku bakalan klepek-klepek hanya dengan sekali kibasan rambutnya, atau langsung meleleh cuma melihat mata jelaganya yang tajam, kalian salah besar. Aku bukan bagian dari sekumpulan cewek-cewek pengagum sosok Erza. Aku sebagian kecil, atau cuma aku satu-satunya cewek di SMA Saga yang memendan dendam kesumat sampai ke ubun-ubun. Kalian pengin tahu kenapa sebegitu bencinya aku sama dia? Mendekat sini, aku bisikin alasannya. Sahabatku, Vina saja tahu semua. Aku gak akan biarin kalian terserang demam tinggi hanya gara-gara memendam penasaran akut. "Pada suatu hari yang cerah, cerita ini dimulai ketika ...." "Lily!" Bahaya! Aku harus segera melarikan diri. Maaf, mungkin belum saatnya aku memberitahukannya sekarang. Ini masalah kelangsungan hidup dan matiku, tergolong sangat darurat dan sedang aku pertaruhkan. Aku janji akan menceritakannya sampai benar-benar tamat jika kalian mengikuti perjalanan paling mengenaskan selama aku jadi peserta didik baru di SMA ini. Bye-bye! "Lily berhenti sekarang juga! Di saat kaki-kakiku berlari menelusuri koridor, kepala dengan komando sendirinya memutar ke belakang hanya untuk memastikan entitas si muka triplek dan wajahnya semerah pantat babon. Lampu merah! Peringatan keras! Dia benar-benar sangat marah.