Bangan School (asrama laki")

Bangan School (asrama laki")

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 10, 2016
Bercerita tentang seorang wanita yang masuk ke dalam sekolah asrama laki laki yaitu Bangtan school wanita itu ingin merubah penampilan ny menjadi laki" KARNA ingin bersekolah di bangtan school sekolah idolanya yaitu Zilo Alexander seorang penyanyi dan dancer terkenal didunia. Kristal Lee Zilo Alexander Rexi Firmansyah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • QUEEN ZELLA
  • BERBEDA?
  • between love and edelweiss 2 [END]
  • Alicia
  • My Cool Husband
  • FOOTBALL PLAYER IS MY FUTURE
  • Rembulan Laut [TERBIT]
  • BOYFRIEND

GREEZELLA SYERRA AELFDENE, seorang gadis yang dikenal dengan julukan Queen Zella di Syerra High School. Ia tumbuh di tengah keluarga konglomerat, dimana segala keinginannya terpenuhi dengan mudah. Apa pun yang ia inginkan, dengan mudah ia dapatkan. Mobil mewah, pakaian branded, liburan ke luar negri, dan segala fasilitas terbaik selalu tersedia untuknya. Namun, di balik kemewahan dan kekayaan yang melimpah, hanya satu kekurangannya, yaitu tidak memiliki hati nurani dan tak mengenal belas kasihan. Zella tak pernah merasakan kesulitan hidup, tak pernah merasakan sakit hati, dan tak pernah merasakan kehilangan. Hal ini membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang dingin, egois, dan tak kenal ampun. ATHARVIAN ERZHAN MAVRAN, datang dari dunia yang berbeda, membawa prestasi sebagai tiket masuk ke tempat yang tak pernah ramah bagi orang sepertinya. Wajahnya tenang, sikapnya sopan, dan sekilas terlihat mudah ditundukkan. Tapi mereka salah. Di balik kepolosannya, Erzhan menyimpan sesuatu yang tidak dimiliki siapa pun di sekolah itu, keberanian untuk tidak tunduk pada hal yang ia tahu salah. Akankah Queen Zella menjadikan Erzhan korban berikutnya, atau justru tanpa sadar jatuh pada anak beasiswa yang berani menatapnya tanpa rasa takut?

More details
WpActionLinkContent Guidelines