Goodbye (Belum di Revisi)

Goodbye (Belum di Revisi)

  • WpView
    Reads 73,289
  • WpVote
    Votes 3,761
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Sat, May 2, 2020
"Good bye" kata perpisahan yang memiliki arti yang sangat dalam. Meninggalkan luka yang berbekas dan bahkan tidak bisa bertemu lagi? tidak ada yang tahu kapan ucapan selamat tinggal akan diucapkan ketika seseorang pergi Keyla Aurelia Smith berusia 16 tahun yang baru saja di tinggalkan oleh kedua orang tercintanya yaitu papa dan mama. Menjalani hidup dengan penuh kesedihan hingga bertemu dengan Aldi tetangganya sendiri dan Zidan sang Ketos. Tapi lagi lagi hidupnya dihancurkan oleh seseorang di masa lalunya. Hidup yang awalnya cerah penuh warna menjadi abu abu. Penderitaannya yang semakin bertambah karena penyakit yang baru ia derita. Hingga pada akhirnya ia menyerah akan kondisi dan masalah yang harus dihadapinya seorang diri dan takdir yang merubah segalanya. Menjadi lebih baik atau bahkan menjadi sangat buruk? GOOD BYE (COMPLETE 17/03/2017-03/04/2017) - sss
All Rights Reserved
#376
selesai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Bukan Sweet Seventeen - [ TERBIT NOVEL ]
  • Valcano
  • DIA ANDRA [TERBIT (MASIH LENGKAP)]
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • ALEANGGA [On Going]
  • Paradise
  • Double'A Season 2
  • About Destruction (SELESAI)
  • Alshana

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines