Quarter
  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 16, 2017
Apa kabar matahari? Aku pernah berjuang demi cahaya matahari. Tapi bulan? Ia tak pernah berterima kasih kepadaku. Dan diriku? Aku rela menjadi bayangan diantara bulan dan matahari. Walau sulit menentukan bagaimana wajah bulan sebenarnya. Tapi aku yakin, matahari bahagia karena bulan. Jarak kita pernah dekat, namun lupa. Waktu memutarnya. Menjadi 15 bagian. Detiknya? Aku bisa rasakan Putarannya? Aku bisa lihat Tapi saat itulah kenaifanku bercampur aduk dengan kebodohanku. Diantara bayangan atau kenyataan, setidaknya aku pernah merasakannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • CATUR [END]
  • Shorts Story
  • ALETHA ( Completed )
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Bulan [End]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Eliinaa
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines