Story cover for Black Coffee by putridmy
Black Coffee
  • WpView
    Reads 641
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 641
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Dec 11, 2016
Sabar itu seperti meminum kopi. Pahit di pangkal namun manis di penghujung. Hal itu hampir sama seperti ketika kamu berjuang untuk mencintai seseorang yang belum atau mungkin tidak mencintaimu. Awalnya memang sakit, namun kelamaan menjadi sebuah kebiasaan yang tidak bisa kau hilangkan. Dan kau hanya bisa menikmati kebiasaan yang menyakitkan itu ... sendirian.
  
  
  -Slow update-
  -peace-
All Rights Reserved
Sign up to add Black Coffee to your library and receive updates
or
#618laugh
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
My Dilemma [Re-Publish] cover
Maaf✓ cover
FORGOTTEN PROMISE cover
Verronica (COMPLETED)  cover
All You Never Say cover
Dua Lensa cover
Be MINE cover
Destiny. cover
Sebelum Pagi cover

My Dilemma [Re-Publish]

41 parts Complete

Pernah gak sih kalian bingung sama perasaan kalian? Kalian itu suka sama si A, B, C, D, atau E. Kok kalau kalau kalian ngobrol sama si 'A' kalian happy dan nyaman. Terus si 'B' itu lucu dan selalu ada. Tapi ngelihat si 'C' punya cewek baru kok nyesek? Ngeliat si 'D' seolah lupa sama kalian kok sakit? Lagipula, bukannya cuma si 'E' yang dari dulu diharepin? Dan bla bla bla.... Pernah gak sih hati kalian bercabang? Di cabang yang tak berujung?