Enough.
  • WpView
    Reads 1,521
  • WpVote
    Votes 356
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 27, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Perkenalan itu kini hanya menjadi kenangan. Karena perkenalan itu kita menjadi dekat. Dekat menjadi rasa. Rasa menjadi Cinta. Cinta menjadi kecewa. Kecewa memang selalu hadir di akhir cerita. Aku hanya lah benang yang lemah lembut dan kau adalah jarum yang tajam. Walaupun begitu.. benang dan jarum tetap bisa bersatu, tetap bisa melengkapi satu sama lain. Disaat benang tidak bersama jarum ia tidak akan bisa membuat sesuatu.. begitupun dengan jarum. Tetapi saat mereka bekerja untuk membuat jahitan yang rapih pasti ada kendala-kendala yang menghampiri. Sampai akhir nya mereka pun..... Mau tau gimana? Yukk baca! Jangan lupa vote + komen yaa gaes! God Bless U
All Rights Reserved
#34
fazza
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Claret! || Fresha
  • Rasa Dan Rahasia
  • Aderaga [ON GOING]
  • FORBIDDEN 2: The Silence After Goodbye || Fresha (END)
  • Janji, Ambisi & Dendam [ FREFIO & FRESHA ]

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines