luka dalam kenangan

luka dalam kenangan

  • WpView
    Reads 361
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 12, 2016
Datang lalu pergi, bagai hujan yang tak lagi memberikan kesejukkan dalam setiap tetes airnya yang jatuh menyentuh tanah. Membuat ritme yang indah sehingga memutar memori dalam kenangan, memberikan wangi yang khas bagai waktu yang telah dinanti. Terkadang itu hanya sebuah kenangan yang menyelinap diantara kebahagian. Hingga hati yang telah menyatu kembali retak seiring dengan kenangan yang tak kunjung pergi. ia datang begitu lama bertahan lalu hilang saat hati ingin membuka kembali cahaya bagi harapan. Andai hati kitalah yang mengatur mungkin takkan ada luka yang membuat pipi ini basah akan air mata. Tetapi, ini hanya skenario dari Tuhan sebagai sutradara terbaik dalam hidup. Alur nya bagai teka-teki bisu dalam kegelapan takkan ada yang tau setiap detik adalah langkah menuju akhir kehidupan sehingga takkan ada lagi hujan itu. Untuk memenuhi buku kenangan dalam hidup.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Tak Bertemu Bumi
  • Eternal Bond
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Hujan Dikeabadian
  • Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]
  • Promise
  • Satu Detik Terakhir
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness

Di tengah keramaian kota yang sibuk, ada sepasang kekasih yang berjuang melewati segala rintangan yang menghadang hubungan mereka. Mereka telah melalui banyak kesulitan dan cobaan, namun selalu ada harapan yang menyinari jalan mereka, meskipun kebahagiaan terasa tertunda. Pemandangan di gambar ini menggambarkan momen saat mereka berdua berdiri di tengah hujan, saling menatap dengan penuh kasih. Wanita yang memakai gaun putih, memegang tangan pria dengan lembut, sementara pria itu memandangnya dengan penuh perhatian dan rasa syukur. Meskipun langit tampak mendung dan hujan turun perlahan, di antara mereka berdua tetap ada kehangatan yang tak tergoyahkan. Di belakang mereka, terdapat pemandangan kota yang sibuk dengan lampu-lampu yang bersinar samar di kejauhan, seolah menggambarkan dunia yang terus bergerak cepat, namun mereka berdua hanya saling memandang, seperti waktu berhenti untuk mereka. Dalam keheningan itu, mereka menyadari bahwa meskipun kebahagiaan datang terlambat, cinta yang mereka miliki telah menguatkan mereka untuk terus bertahan. Cerita ini mengisahkan perjalanan cinta yang penuh liku, di mana perjuangan untuk menjaga perasaan dan kepercayaan satu sama lain tak selalu mudah. Namun, meskipun harus menunggu lebih lama untuk kebahagiaan yang sempurna, mereka akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan itu sudah ada di depan mata mereka, hanya saja membutuhkan waktu untuk menemukan jalan yang tepat. Ini adalah kisah tentang kesabaran, kepercayaan, dan kekuatan cinta yang tak terbatas, di mana kebahagiaan yang tertunda akhirnya datang dengan cara yang lebih indah daripada yang mereka bayangkan. Bab 46

More details
WpActionLinkContent Guidelines