REFLEKSI

REFLEKSI

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 6, 2018
Sebuah bayangan buram ketika angin menerpa air sehingga menimbulkan gelombang. Perlahan terlihat bayangan seorang pria muda yang berdiri berdiri memandang pantulan bayangannya sendiri menunggu seseorang dari masa lalunya akan datang. Akhirnya bayangan seseorang yang ia tunggu muncul, tapi kita tidak pernah tahu apakah bayangan yang di pantulkan itu sama dengan bayangan yang dulu pernah dipantulkannya beberapa tahun lalu.
All Rights Reserved
#501
comfort
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waiting For
  • DIA (Completed)
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • Of 20❣️ Centimeters ✔️[End]
  • Fake Love ✔
  • gavinca: Puppy Love
  • BIGASHA |-END-|
  • Candala [2]
  • Terpendam
  • Waiting SOMEONE

Gadis itu seperti angin yang berhembus di malam hari. Dingin dan menusuk kulit. Saat dia terpuruk dan terjatuh, dia tak akan menunjukkan rasa sakitnya. Lukanya. Dan yang paling jelas adalah sikap dinginnya yang entah sejak kapan dan bagaimana dia bisa memilikinya. Lelaki itu seperti bulan yang menyinari bumi di malam hari. Saat semua mulai menggelap, bulan itu menunjukkan sinarnya, sebagai sebuah harapan. Tak lupa juga sifat tidak terprediksinya yang membuat orang sulit untuk membaca pikirannya. Tapi siapa sangka jika lelaki itu punya alasan terkuat untuk kembali ke tempat dimana seharusnya ia berlabuh? Jika si gadis angin tidak ingin mencintai si lelaki bulan, lalu kenapa dia tidak bisa melupakan perasaannya? Well... Because you are the only one i've been waiting for - E.L (131115) Ilustration by On_seventeenth Copyright by On_seventeenth

More details
WpActionLinkContent Guidelines