DIA
  • WpView
    Reads 389
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 27, 2022
Setelah sekian lama terpuruk, Tidak mudah ketika harus melangkahkan kaki dan berdiri sendiri ditengah keramaian dalam sebuah acara pernikahan dimana keadaan itu hanya akan membuka luka yg bahkan masih belum mengering. Kata orang cara untuk menyembuhkan trauma adalah dengan menghadapinya . Itulah sebabnya mengapa memilih untuk tetap datang ditengah sebuah acara yg pasti akan mengingatkan pada kesedihan itu. Bahkan pertahanan air matapun tidak yakin akankah mampu brtahan meski tangan terus terkepal menahan getaran yg mendesak dari hati saat teringat akan angan dan mimpi yg pernah terajut namun sirna bahkan tanpa ucapan perpisahan. ~Divanya Illyana Amelia~ Maafkan aku Nduutt ~Aliandra Arisandi~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines