DIA
  • WpView
    Reads 389
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 27, 2022
Setelah sekian lama terpuruk, Tidak mudah ketika harus melangkahkan kaki dan berdiri sendiri ditengah keramaian dalam sebuah acara pernikahan dimana keadaan itu hanya akan membuka luka yg bahkan masih belum mengering. Kata orang cara untuk menyembuhkan trauma adalah dengan menghadapinya . Itulah sebabnya mengapa memilih untuk tetap datang ditengah sebuah acara yg pasti akan mengingatkan pada kesedihan itu. Bahkan pertahanan air matapun tidak yakin akankah mampu brtahan meski tangan terus terkepal menahan getaran yg mendesak dari hati saat teringat akan angan dan mimpi yg pernah terajut namun sirna bahkan tanpa ucapan perpisahan. ~Divanya Illyana Amelia~ Maafkan aku Nduutt ~Aliandra Arisandi~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eleftheria
  • Ich Liebe Mama! ✓ [END]
  • Mahligai Sunyi
  • Jodoh Kedua (END)
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Losing You
  • SUATU HARI
  • Unplanned Pregnancy
  • Revano or Rivano(END) Proses Revisi

Berada dalam belenggu sosok penguasa membuat si jelita harus menelan kepahitan runtuhnya harga diri dan menjadi budak yang di permainkan demi keselamatan keluarganya - tekanan yang tidak bisa dia sepelekan hingga hari yang tak diinginkan justru terjadi, membuatnya lebih terjerat rantai pengurung dari sang penguasa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines