Gak Mau Nikah

Gak Mau Nikah

  • WpView
    Membaca 94,566
  • WpVote
    Vote 3,175
  • WpPart
    Bab 27
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 2, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Nabila Aku 17 tahun, baru saja hengkang dari SMA. Tau-tau, Aku dijodohkan dengan om-om berusia 27 tahun, dan dilamar lewat free call Whatsapp (Kurang romantis apa coba?), sialnya dia tak menerima jawaban selain 'Ya', padahal beribu kali kujawab 'ABSOLUTELY NO'. Anto Gue ngga suka dijodoh-jodohin, rasanya percuma gue punya kelamin batang tapi dipaksa-paksa kawin sama anak sabahat bokap, apalagi katanya itu perjanjian gue sama almarhum buat ngawinin bocah ingusan. Gue menolak keras perkawinan ini, tapi saat gue liat dia lagi nangis makan onde-onde di halte, gue mencoba berlapang dada. Lumayanlah ukurannya ngga kecil-kecil amat, hehehe.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • Married With A Little Girl [REVISI]
  • Tetangga Kok Nikah? [ END ]
  • Terlanjur Resepsi
  • Puisi Kegagalan
  • Yesterday Lies
  • Dijodohkan dengan Adik Suamiku
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Mr. Right For Now
  • COMEBACK MANTAN [TAMAT]

___oOo___ Nama gue Anindya, kalian boleh manggil gue Anin. Di usia gue yang ke 20 tahun, orang tua gue memutuskan untuk menjodohkan gue dengan anak teman mereka yang bernama Aqil. Gue enggak ngerti kenapa gue dinikahin secepat itu, atau mungkin selama ini gue telah banyak membuat mereka kerepotan? Tentu saja gue menolak, gue enggak kenal sama dia. Dan gue masih belum mau diikat dengan pernikahan. Ada pendidikan yang gue kejar mati-matian. Gue masih punya cita-cita yang tinggi.Tapi gue enggak berdaya di hadapan mama dan papa. Mau tak mau gue mengikuti kemauan mereka untuk menikah. Sama seperti rumah tangga pada umunya, ada banyak kesulitan yang harus kami lalui. Mulai dari di awal pernikahan yang penuh dengan rasa tegang dan kecanggungan, keraguan dan rasa takut. Semua ini sukses membuat kepala gue hampir pecah. Gue udah dipusingin sama tugas yang seperti bebatuan sungai, makin dibuat pusing dengan urusan suami dan tetek bengek rumah tangga sebagaimana ibu rumah tangga di luar sana. Dulu, gue sering bilang sama temen gue, kalau nikah Jadi mahasiswi sekaligus Istri itu berat! Dan ... benar. Kalian enggak akan kuat. Biar gue aja. ___oOo___ #1 dalam sastra wanita Tersedia di KBM, versi KBM beda ya gaes dengan versi wattpad, bedanya di sana lebih detail sebab ada banyak tambahan narasinya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan