We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SILENT TEARS

SILENT TEARS

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
WARNING!! 17+ This book contains harrasing word and mature content. If you're under 17 y.o please be a wise reader. ---------------------------------------------------- Silent Tears: Duniaku? Atau dunianya? *** Terbanglah dengan sayap-sayap impianmu membara di udara, berdansa dengan angin, menjelajah angkasa. Dan tumbuh di tempat manapun, dimana kau ingin tumbuh, menjadi jiwa baru, seperti dandelion. Aku hanyalah seorang gadis yang pandai bersandiwara. Yang muak dengan hidupnya. Namun, merindukan sosok anak lelaki yang meniupkan helai-helai dandelion sepuluh tahun lalu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Body My Choice
  • Caramel Sunset (COMPLETED)
  • IUEBVA (masih update kok)
  • Jane [OPEN PO]
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • Angsana Berbunga Untuk NATUSHA
  • Entertainer
  • AZGLAIR

Pernahkah kamu membayangkan bagaimana rasanya terjebak dalam pusaran hasrat yang terlarang? Dalam cerita ini, Lara Putri, gadis polos yang dulu hanya tahu cinta dari novel tua, mendadak terjerumus ke dalam permainan berbahaya bersama Pak Rendra, dosennya yang misterius dan penuh pesona. Dari ciuman pertama yang kaku di sofa kulit dingin hingga sentuhan liar yang membawanya ke puncak kenikmatan pertama, Lara tak bisa lari dari godaan yang membakar tubuh dan jiwanya. Tapi di balik panasnya momen itu, ada ketakutan yang mengintai-akankah dia kehilangan dirinya sendiri, atau justru menemukan sesuatu yang lebih gelap? Rumah mewah Pak Rendra jadi saksi bisu saat batas antara dosen dan mahasiswa runtuh, digantikan oleh nafsu yang tak terkendali. Di antara lantai marmer berkilau dan sofa cokelat tua, Lara belajar lebih dari sekadar riset akademik-dia belajar tentang dirinya sendiri, tentang hasrat yang selama ini tersembunyi. Tapi ketika lidah Pak Rendra menyapu tempat yang paling intim, dan klimaks pertama Lara mengguncang tubuhnya, pertanyaan besar menggantung: sampai mana dia akan membiarkan ini berlanjut? Penuh sensualitas, konflik batin, dan rahasia yang menggigit, cerita ini akan membuatmu tak bisa berhenti membaca-dan bertanya-tanya apa yang akan terjadi selanjutnya. Peringatan: Mengandung adegan dewasa mohon untuk tidak membacanya ketika belum legal

More details
WpActionLinkContent Guidelines