Kenapa Harus Luka?

Kenapa Harus Luka?

  • WpView
    LECTURAS 8,710
  • WpVote
    Votos 896
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 12, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
[ON GOING] [Sedang Direvisi] *** Setidaknya, takdir hidup mengajarkan bagaimana menyikapi lika-liku rintangan. Bukan hanya soal cinta, tapi juga tentang luka. Tentang bangaimana takdir menemukan, memisahkan, lantas memaksa hati untuk melupakan. Tutup telingamu dari caci maki kehidupan dan hiruk pikuk persaingan buruk. Lempar sehelai kain lusuh yang membalut raga, enyahkan. Jatuhkan separuh jiwa pada hamparan ladang luas. Lantas peluklah kebebasan itu. Izinkan pikiran dan hati bertarung sejenak, menimbang suatu hal-tentang di mana jalan pintas terdekat agar kau dapat menemukan ramuan untuk melumatkan sikap buruk yang merajai hati. Kemudian, apabila mulai rasakan lelah, lambat laun kau akan sadari bahwasanya ramuan itu sebenarnya ada di dalam dirimu sendiri, lekat, erat memeluk jiwamu. Laksana tameng paling kokoh dalam dunia fantasi. Hanya saja, semuanya akan kembali lagi kepadamu, tentang bagaimana kau menyikapi semua itu. -oOo- Andai saja, setiap wanita paham betul arti luka itu. Boleh jadi, tak banyak yang berani mendekat padanya. Andai saja, setiap luka tak menyisihkan pedih, boleh jadi tak sedikit wanita yang rela terluka.
Todos los derechos reservados
#129
bisnis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Narasi patah hati
  • PLUTO
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • As Time Allows
  • Meneroka Jiwa 2
  • JUNGKIR BALIK DUNIA ANDARA
  • BROKEN HEART [END]
  • WISHES.
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido