Between Demon and Angel

Between Demon and Angel

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 23, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Punya sahabat yang seganteng Mario Maurer, tapi kakaknya seremnya kaya vampir, itu rasanya... Hmm, itulah yang selalu dirasakan oleh Nia. Dia bilang rasanya campur aduk sampai nggak berasa enak. Si cewek nerd yang agak cupu ini sebenarnya cerdas dan cantik. Cuma karena kurang pergaulan dan kurang populer aja, dia jadi cupu. Di tengah-tengah gejolak hari-harinya yang kadang nyeremin ini, tiba-tiba datang satu lagi sosok yang bisa membuat hidupnya tambah heboh. Sosok yang nyaris sempurna ini mampu meluluhkan hati setiap wanita, termasuk Niaaaa... Akankah Nia menjadi salah satu gadis yang jadi perhatiannya ataukah dia malah menjadi satu-satunya gadis pusat perhatiannya? Ataukah Nia justru tidak bisa sedikit pun mendapatkan perhatiannya?? Hmmm, gimana keseruan kisahnya? Simak bareng yuks di kisah kali ini, " Between Demon and Angel".
All Rights Reserved
#44
seni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saujana Sandyakala ~ Completed
  • Cause Dare I Got Boyfriend
  • The Lost Memory
  • Cactus...
  • BASTARA DARA (SEASON II)
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • She is Dara
  • The Unplayed Song (GL)

"Kecil, cengeng, ribet, berisik, penakut lagi,"ucap seorang pria mendengus sebal. Kira-kira begitulah komentar Prawira tentang istrinya. Bukan tentang romansa untuk menggoda. Sayangnya dia mengatakan dengan logika. Begitu risihnya pria itu dengan istrinya. -&- Nilam, gadis muda yang memilih menikah dengan pria dengan perbedaan usia 16 tahun. Banyak orang yang mengatakan dirinya hanya mengejar harta jika adanya perbedaan sejauh itu. Sayangnya pria yang dia nikahi adalah pria sederhana, temperamen dan dingin. Padahal di saat yang sama dia bisa mengubah status kehidupannya begitu bahagia dengan pria seusianya dengan karakter sabar dan lemah lembut. Apalagi secara finansial, jauh lebih baik dari pilihannya. Wira, suami yang dipilih Nilam sama sekali tidak mengandung kelebihan selain cerdas. Pria itu juga tidak romantis apalagi mengerti dengan pola pikirnya. Tapi apa yang dia katakan bukannya pemanis. Karakternya memang temperamen. -&- "Nilam. Pernikahan itu hanya sekali. Dengan menikah kamu menyerahkan seluruh kehidupanmu pada suamimu, sayang. Pria temperamen itu tidak pantas denganmu. Kenapa kamu mencari neraka saat dihadapkan dengan surga?"tanya Ibunya mengusap pelan kepalanya. "Mungkin Nilam terlihat bodoh, Bu. Tapi kalau semuanya berpikir demikian, siapa yang akan bersama dengannya? Nilam ingin menjadi kedamaian baginya saat amarahnya memuncak,"ucap gadis itu tersenyum lebar. -&- "Coba jawab aku, bagaimana aku bisa lupa? Setiap aku melihat diri ku di cermin, aku selalu menatap kedua matanya? Bahkan jika aku mengenal perempuan lain, aku pun melihat dengan kedua matanya. Aku ikhlas. Tapi aku tidak mau durhaka pada istriku karena masih memiliki perempuan lain dalam benakku. Jangan buat aku semakin tenggelam dalam kesalahan, Pram. Jangan kamu pikir aku tidak berusaha untuk membuangnya. Namun apa yang ku dapat? Semakin aku mencoba, perasaan itu semakin tumbuh, Pram,"ucap Wira frustasi. -&- Salam hangat, Aku yang masih mencintainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines