KEEP YOU SAFE

KEEP YOU SAFE

  • WpView
    Lectures 9,919
  • WpVote
    Votes 578
  • WpPart
    Chapitres 12
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juil. 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
18+ Mengandung kata-kata yang harusnya disensor Hidup Ben dan Jane Meyer tak akan lagi sama. Kematian ayah mereka menjungkir balikkan hidup yang tadinya sempurna. Ben membenci Jane. Jane membenci dirinya sediri. Sedang Calvin tahu, dia bodoh karena tidak mau keluar dari masalah Jane, tapi membiarkan Jane sendirian adalah keputusan yang lebih bodoh lagi. Lain sisi, Rose mengetahui segalanya, sejak awal dia sudah masuk tanpa diundang, dia tahu kebenarannya, tapi dia juga tahu kebenaran selalu menyakitkan. ------------- "Kau menyukaiku?" -Jane Meyer- "Aku menyukai semua yang berpayudara." -Calvin Roger-
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Secrets and Agreements
  • Alice & Adrian
  • THREAD OF DESTINY
  • Arion (End)
  • AUDREY
  • Go And Forget it
  • SHETAN

Young Adult. Menjalani kehidupan sebagai seorang lady escort, bukanlah pilihan yang diinginkan Jean. Semuanya ia lakukan demi melunasi hutang yang ditinggalkan oleh almarhum ayahnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui pekerjaannya termasuk ibu dan Nala, sahabat baiknya serta Arkan, kekasihnya. Hingga suatu hari, Benzana, cowok yang terkenal dengan kenakalan serta otaknya yang mesum itu memergoki Jean saat sedang bekerja. Membuat Jean bingung. Benzana, cowok yang notabene kekasih Nala itu mengetahui rahasia terbesarnya. "Cukup turutin kemauan gue, maka rahasia lo akan aman," ujar Benzana sembari menyunggingkan senyum smirk. Jean menatap tajam ke arah Benzana. "Jangan main-main sama gue, Ben." Benzana mendengus pelan. Kemudian tertawa sinis. "Harusnya lo yang jangan main-main sama gue, Jean." Kemudian cowok itu berjalan meninggalkan Jean yang menatapnya dengan sorot mata berapi-api. Namun langkahnya terhenti. "Ngomong-ngomong, badan lo oke juga," ujarnya tanpa membalikkan badan lalu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda. Bangsat!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu