Istriku Tomboy Muslimah

Istriku Tomboy Muslimah

  • WpView
    Reads 128,805
  • WpVote
    Votes 4,549
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 4, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Istriku Tomboy Muslimah mengisahkan Alif Ziyad (Boy) seorang lelaki suka mabuk-mabukan dan playboy kelas tinggi yang mengejar cinta Zulaikha (Ika) seorang gadis tomboy berasal dari keluarga sederhana. "Oke, gue terima perjodohan ini tapi hanya lima bulan." Ujar Zulaikha. "Apa, lima bulan?" Tanya Ziyad. "Ya. Dan selama lima bulan kita akan hidup dengan gaya kita masing-masing dan jangan coba-coba nyentuh gue. Gimana, setuju?" "Oke, gue setuju. Lagian loe tu bukan tipe gue." Bagaimanakah kisah perjalanan hidup mereka? Baca terus ya? Update : 18 Juni 2018 Selesai. : 12 Desember 2018
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)
  • Azka (END)
  • Kekasih Pilihan
  • Al N' Ray
  • HALALKAN AKU [END]
  • Azzam [Republish]
  • cinta masa kecilku_dulu vs sekarang
  • Jodoh Sebelum Hilal
  • ABBIYYA AL-FARIZI [TERBIT]
  • GARIZAH JAUZA (END)

Kisah ini bercerita tentang sosok Aisyah. Gadis manis perpaduan Minang dan Sunda, beralis mata lentik, hidung mancung dan fisik yang sempurna. Tak muluk-muluk cita-citanya, ia ingin menikah. Pernikahan yang dinanti sudah benar-benar dekat, sayang takdir menginginkan lain. Ia gagal menikah tepat 3 minggu sebelum hari H. Allah menyayangi Aisyah, benar-benar sayang padanya. Allah tunjukan sifat asli calon suaminya yang sebelumnya ia anggap sempurna itu sebelum ijab sah. Aisyah kecewa, sedih dan marah. Ia menumpahkan air matanya memohon belas kasih Allah semata. Pertemuannya dengan seorang teman SD bisa dibilang adalah awal hijrahnya, meski bisa dibilang awalnya ia hijrah dengan niat yang salah, namus seiring berjalannya waktu Allah yang menuntun hatinya untuk kembali bersih. Aisyah selalu bersikap tegas terhadap laki-laki. Ia tak pernah mau hanya berduaan dengan mereka. Aisyah sadar bahwa sekuntum bunga mawar indah yang sedang merekah, setelah dipetik maka akan sangat cepat layunya. Dan setelah itu ia tak akan mungkin bisa kembali segar meski sudah disiram dengan air zam-zam sekalipun. ALLAH mengiriminya seorang lelaki baik, tanpa proses pacaran mereka akan menikah, tapi, keperawanannya tiba2 dipertanyakan. Akankah Aisyah mampu melewatkan semuanya? Silahkan dibaca, komentar membangun dari akhi wa ukhti fillah sangat dinanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines