Penantian

Penantian

  • WpView
    Reads 246
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 20, 2017
"Ketika dirimu mulai menunggu seseorang yang kau istimewakan." Gwenita Delvano, seorang cewek yang sebenarnya memiliki sifat pendiam. Namun, sejak bertemu dengan siswa SMA baru, sifat pendiamnya berubah menjadi banyak bicara di depan cowok tersebut. Jorre Alexander, siswa baru yang memiliki sifat cuek terhadap semua cewek. Sejak bertemu Gwen saat MOS, sifat cueknya perlahan-lahan mencair hanya di depan Gwen. Kedua sifat mereka yang sangat bertolak belakang. Apakah dengan kedua sifat tersebut bisa mempersatukan mereka meskipun salah-satu dari mereka merelakan hatinya untuk menantikan orang yang disayanginya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elvina [COMPLETED]
  • Treacherous
  • RAHASIA LAMPU KOTA (✔)
  • Just be Mine [Sudah Terbit]
  • MOnODitRi
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • The Sky Before Secrets
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]

-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]

More details
WpActionLinkContent Guidelines