LaRa (Laras dan Raka)

LaRa (Laras dan Raka)

  • WpView
    Leituras 36
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, dez 15, 2016
Raka, 15 tahun. Ganteng? Sudah pasti. Fisiknya? Dua jempol deh buat dia. Sombong? Enggak lah! Dia ramah pakai banget. Raka yang ini adalah Raka si penjuru barisan, punya senyum manis, wajah tampan, dan sifat ramah yang mampu membuat banyak cewek jatuh hati. -- Laras, 15 tahun. Cantik? Pake banget. Manis? Yap, gula aja kalah. Ramah? Sebelas dua belas 'lah sama Raka. Laras yang ini adalah Laras yang punya suara tawa yang unik. Punya senyum yang manisnya melebihi manisnya es teh Pak Yamto. Dan juga punya sifat ramah yang membuat banyak orang nyaman dengannya. -- Namun siapa yang sangka, Raka yang ini, kalau dekat dengan cewek yang dia suka, jadi cupu banget! Bukannya senyum manis, dia malah bersikap dingin saat interaksi pertamanya dengan Laras. Nasib buruk bagi Raka, Laras benci cowok berhati beku!
Todos os Direitos Reservados
#300
paskibra
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • SITS- SIAL INI TERLALU SIALAN
  • Love Makes Sad
  • REGARA(On going)
  • Kebebasan Cinta
  • I Love You! (On-going)
  • Trapped In Marriage [COMPLETED]
  • Difficult choice
  • REALIZE [END]
  • Oh, My CRUSH! (SELESAI)
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )

RAKA, pria 35 tahun. Single, yang udah pantes disebut om-om ini, hidupnya masih datar dan hambar. Jadi beban keluarga dan digunjing seluruh tetangganya. Setiap hari sering ingin mati. Ya karena bingung. Hidup tuh mau ngapain dan dibawa kemana? Gak ada kisi-kisinya sama sekali. Niatnya mau nabrakin diri ke truk pasir yang lagi ugal-ugalan, Eh malah ditabrak sama GHISA, cewek 22 tahun. Masih kuliah. Blasteran Indo-Jerman. Dan kaya raya. Akhirnya gak jadi mati. Malah akrab sama dia. Ghisa pecinta anak yatim. Setiap bulan dia nyumbang. Celah inilah yang dipakai Raka untuk ngumpulin pundi-pundi kekayaan. Ghisa titip 20 juta, yang sampai ke anak yatim Cuma 2 juta. Begitu terus sampai akhirnya Raka ikutan jadi orang kaya. Menurut ideologi film Azab, tindakan Raka ini bisa mengundang penyakit kronis atau ditabrak mobil bak. Gak apa-apa deh ditabrak mobil bak asal jangan ketauan sama Ghisa. Toh Raka dari awal emang niat mati. Tapi sialnya, Tuhan punya rencana lain. Bimo, Udin, dan Dimas dengan macem-macem sifat setannya masuk sebagai perusak semua rencana. Banyak pertempuran terjadi antara Raka dan tiga orang tersebut. Dan lawan terberat Raka adalah menghadapi Ghisa itu sendiri yang akhirnya tau kelakuan busuk Raka selama ini. Sekuat tenaga Raka menghindar. Berusaha lolos dari titel biadap yang kini disematkan Ghisa kepadanya. Keadaan bukannya semakin baik, Raka malah makin terpojok dengan kematian Dimas dan Udin yang membuatnya diduga sebagai pelaku pembunuhan. Kata orang ujian gak akan lebih berat dari kemampuan seseorang. Tapi kali ini, kayaknya keberatan. Hadiahnya gak mungkin cuma rice cooker sama kipas angin kan Tuhan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo