I'm not a nerd

I'm not a nerd

  • WpView
    Membaca 2,194
  • WpVote
    Vote 228
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 27, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Begitu banyak cerita masa lalu yang sulit ditinggalkan, sangat berat untuk dilupakan. Hingga membuatnya kehilangan keramah tamahannya dalam bergaul dan lebih menutup diri. Tidak ada lagi Al yang supel, periang dan bawel. Bibirnya tak lagi sering mengomel atau menggerutu jikalau kesal. Kini hanya ada Nessa yang dingin, cuek, berbicara seperlunya dan tatapan matanya yang sangat tajam membuatnya dianggap nerd. Semua hanya tentang "menunggu" sesuatu atau lebih tepatnya seseorang yang tak pasti, namun Al yakin bahwa yang ditunggu akan selalu pulang . "Karena terkadang rumah bukan lagi sebuah tempat, tapi seseorang. Tempat ternyaman untuk pulang. Tempat bukan lagi menjadi tujuan, tapi penantian untuk bertemu kembali."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#183
cemburu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ananda✔️
  • RASSYA [ON GOING]
  • Ex or New? [REVISI]
  • Fake Nerd [REVISI]
  • Perihal Sandwich(End)
  • AFKARA [END]
  • CHAVANDA (End)
  • Different [END]
  • Teruntuk; ARBA! [COMPLETED]

[Brothership/Sicklit/Slice of Life] *** Nanda tak pernah menangis ketika teman-teman mengejeknya karena ia menduduki peringkat terakhir. Ia juga tak iri meskipun orang tuanya tak pernah datang mengambil rapor ataupun menghadiri perpisahan sekolahnya. Nanda pun tak pernah ambil pusing jika para tetangga mengatainya anak kurang didikan, bodoh, ataupun hal lain yang menyakiti hati. Akan tetapi, jika dunia tak adil pada mamanya, Nanda akan sangat marah. Seperti permata berharga, Nanda amat menghargai dan mencintai mamanya. Sejak seorang pria menghancurkan hati mamanya, Nanda tak mempercayai pria manapun lagi. Baginya, ia saja cukup untuk membuat Mama bahagia. Hingga suatu hari, seorang kakak kelas menawarkan padanya untuk menjodohkan Mama dengan seorang pria. Awalnya Nanda menolak dengan keras, tetapi hal besar datang dan menyadarkan Nanda bahwa; Mama harus tetap bahagia baik dengan maupun tanpa dirinya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan