Story cover for Kasarnya Kau Ni! by Nisaulkhair030507
Kasarnya Kau Ni!
  • WpView
    Odsłon 1,857
  • WpVote
    Głosy 148
  • WpPart
    Części 14
  • WpHistory
    Czas 1h 8m
  • WpView
    Odsłon 1,857
  • WpVote
    Głosy 148
  • WpPart
    Części 14
  • WpHistory
    Czas 1h 8m
W trakcie, Pierwotnie opublikowano gru 16, 2016
Nur Syazwina Dayana=
-Gadis yang agak manja dan pemalu
-Sangat menjaga batas² agama
-Anak bongsu
-24 tahun
-Still belajar dan dah di tahun akhir(sekrang dah bab dia habis belajar)

Ammar Rayyan=
-Pemuda yang sangat menjaga batas² agama
-Sangat pemalu dengan ajnabi
-Anak tunggal
-26 tahun
-Sudah bekerja di syarikat bapanya sebagai CEO

Kenapa korg kena baca cerita ni:

-Cerita ni x de kahwin paksa²,x de kahwin cinta² dulu
-Banyak nasihat@dakwah aq nak kongsi kat sini.
-In sha Allah cerita ni akan buat korg happy dan maybe akan tersentap.Uhuk!!
-Even cerita ni nampak macam x best,tapi sebenarnya cerita ni gila².

Baca lahh..X nak dah..
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Zarejestruj się, aby dodać Kasarnya Kau Ni! do swojej biblioteki i otrzymywać aktualizacje
lub
#129dakwah
Wytyczne Treści
To może też polubisz
To może też polubisz
Slide 1 of 8
Nyangga cover
Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira cover
JAM PASIR cover
𝐔𝐒𝐓𝐀𝐙 𝐃𝐀𝐘𝐘𝐀𝐍 𝐙𝐈𝐐𝐑𝐈  cover
Beneath His Gentle Lies  cover
Canvas Of Hearts cover
Let It Flow In Love ... cover
Aku,fall in love! ✔  cover

Nyangga

14 części Zakończone

Kumpulan kisah-kisah dengan segala keberagaman yang tercipta karena ada, kalau gaada berganti ( ) eh apa ya... Memang agak aneh sih ini dibuat, tapi ini pernah terjadi dalam keseharian. Menarik sih, tapi bisa saja mengulur. Kan kalau lagi main layangan begitu. Eh apasih! Bersembunyi terkadang tanpa disadar, berada paling bawah, memberikan dampat diatasnya entah besar mau pun kecil. Yang jelas sesuat ini harus diciptakan, bisa di kotak-katik sesuai selera. Suatu alasan mengapa semua terjadi? Dan ada penyelesaian jawaban, lalu mencoba mendiami atau merombaknya. Pikirkan. Bukan begitu sekarang dinikmati untuk menuntut setiap tangga nada terucap pada garis tak beirama, tanpa atlas dunia. Rumah. Dari sini senantiasa mencoba menjadi penengah, meski terkadang salah juga. Habis melihat yang berdebat tak menimbulkan titik temu. Beruntung nya ada papan tiang yang menunjukan bahwa ada jalan bebas hambatan dari segala persoalan. Hadir dalam jeda, walaupun mungkin di antara atas dan bawah. Muncul dari ruang kecil. Menopang, sebelum itu terjadi di bagian paling bawah ada yang harus dikuatkan. Sebelum menggelar. Tapi kalau sudah terlanjur engga ada salahnya. Kan bisa di benahi, masih ada sapu, pel, serta pewangi kalau dicari atau ditunggu, mungkin. Selamat membaca!