Not A Daydream

Not A Daydream

  • WpView
    Reads 231
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 16, 2018
"Selamat datang. Silahkan nikmati waktu anda. Ah iya, untuk rak buku dibagian ujung, sedang diadakan diskon besar-besaran. Grab it fast! Karena diskon ini hanya akan hadir lagi sepuluh atau duapuluh tahun yang akan datang." ----- Semua hal menjadi tidak masuk akal untuk Sheila. Entah bermula dari kunjungannya ke toko buku reyot sialan, atau justru jauh sebelumnya, saat dia jejeritan nangis patah hati.
All Rights Reserved
#33
otherworld
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Silence That Shaped Me
  • Ruby [END]
  • A' Bad Girl
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • A Silent Heartbeat
  • Antara Dendam dan Cinta
  • On The Eye Down The Heart
  • Kotak Harapan dan Kisahnya || JKT48

"Aku tetap ada. Meski kalian pura-pura aku tidak pernah lahir." Goresan tinta hitam itu tampak tegas, meski tangan yang menuliskannya sempat gemetar. Tulisan itu menggantung di atas pantulan wajah Freya-seakan mengukir ulang dirinya. Bukan lagi sebagai anak yang tak dianggap, tapi sebagai sosok yang memilih berdiri. Di antara luka, pengkhianatan, dan keheningan yang membatu, ia tetap ada. Ia hidup. Bukan demi pengakuan. Bukan demi cinta yang tak kunjung datang. Tapi demi dirinya sendiri. Untuk pertama kalinya, Freya tak menanti suara dari luar kamar. Tak lagi berharap ada ketukan, atau sapaan lembut di pagi hari. Ia tahu, pagi itu akan tetap sepi. Seperti biasanya. Namun kali ini, ia tidak takut. Karena saat dunia berhenti menyambutnya... Ia akhirnya menyambut dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines