We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
fell in love with the house?

fell in love with the house?

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Dec 17, 2016
WpInfo
Fiction
Fantasy
Rasanya seperti rumah impian... namun bukan sekedar impian namu rasa nyaman Suatu hari... aku melihat rumah sederhana yg disewakan. Pertama kali melihat... aku merasakan rumah tersebut seperti ingin dimiliki... aku pun menyewanya dan tinggal di rumah itu.... aku rawat.. karena aku merasa itu rumahku... aku jaga karena tumah itu memberikan rasa nyaman yg tersendiri... aku perbaiki apa yg rusak karena aku menyayanginya.. dan aku tidak ingin pergi... aku rasa tidak ada alasan untuk cari rumah sewa yg baru dan berharap dapat membelinya. Namun suatu ketika aku merasa ada setan yg masuk untuk mengusik aku dan rumahku... dan aku pergi untuk sementara waktu karena aku takut. aku merasa rumahku tidak melindungiku, namun aku merasa khawatir dan aku mulai berfikir.. kenapa aku harus meninggalkan rumahku jika aku merasa itu rumahku... Aku pun bergegas kembali dan memasuki rumahku... namun hawanya lain... tidak seperti pertama aku meninggal kannya.. apa aku terlalu lama pergi? Apa rumahku marah padaku.... ? Aku rasa jawabannya "YES" tanpa harus aku memainkan papan OUIJA.. Di saat aku pulang untuk mendapat kan apa yg dulu jadi miliku.. kini bukan apa-apa lagi dari diriku.. Mungkin aku tidak cukup dewasa dalam menyikapi setan itu. jika tau hal ini akan terjadi menimpa diriku dan rumahku... aku ingin sekali memanggil Ed dan Lorraine Warren, tapi apa daya itu hanya ada di film saja Sekarang aku ada dirumah, tapi merasa tidak ada di rumahku Bertahan berharap setan itu bosan dengan rumahku... Seraya mengenang saat-saat di mana aku memulai menyanginya karena itu rumahku... hingga aku benar-benar mencintai rumahku seperti seorang ibu bagi rumah itu Tak masalah rumahku masih menanggap aku pemiliknya atau tidak Aku akan tetap ada di dalamnya.. walau aku bukan yg pertama baginya namun karena rumahku yg pertama dari segalanya bagiku.. Harapan terakhirku... aku harap apa yg aku pikirkan tentang setan itu, hanya perasaan karena aku menyayangi rumahku walau bukan milikku
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah untuk Hatiku [SELESAI]
  • Senja Yang Tak Kembali
  • You're Here, But Not For Me
  • IF YOU
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Di Balik Nama Zella
  • TENTANG SEPASANG

Setelah tak ada cinta yang kudapati di rumah, aku selalu berharap, suatu saat nanti jika aku mencintai seseorang, aku ingin dia mencintaiku sepenuh hati. menjadikan dia menjadi rumah untuk hatiku yang kosong mungkin akan menjadi jalan bahagiaku. Aku tak mudah jatuh cinta. Karena yang kutemukan, cinta sering berkhianat dan saling menyakiti, seperti yang pernah kusaksikan antara ayah dan ibu. Kebencian di hati manusia bisa menguar kapan saja. Aku tak menginginkan kejadian serupa di hidupku. Aku ingin bahagia bersama orang yang kucintai dan mencintaiku selamanya. Hingga suatu hari aku bertemu dengan orang yang menurutku tepat untuk membuat cita-citaku untuk bahagia menjadi kian nyata. Namun, ternyata tak semudah itu. Aku dan siapa pun tak bisa hidup di dua dunia sekaligus. Ketika dituntut harus memilih, inilah awalku harus memulai petualangan. Mencari rumah untuk hatiku, rumah bahagia yang kuimpikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines