Story cover for BASTARD TRASH by Big_Mega
BASTARD TRASH
  • WpView
    Reads 467
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 467
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Dec 17, 2016
Waktu berlalu
Namun aku tidak menemukanmu
Begitu menyesakkan disaat kukembali
Kau telah pergi -Ferrald-

Bisakah kau melihatku?
Hanya foto foto itu yang kau genggam
Dan bibirmu menggumamkan namanya
Apa kau tahu itu lebih dari sekedar patah hati -Marry-

Aku sendiri disini
Semua kosong
Apakah kau sudah menemukan yang lain
Apa sosokku telah terganti? -Liliana-
All Rights Reserved
Sign up to add BASTARD TRASH to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Truth After Love (Tamat, segera terbit) by tiaxyl
36 parts Ongoing Mature
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
My Diary by LissaAnissa5
15 parts Complete
Kata siapa jatuh cinta itu ada batas usia Kata siapa jatuh cinta itu harus sebaya Toh cinta datang dari hati yang bermetamorfosa menjadi sayang Bahkan kita sendiri tidak tahu kenapa bisa timbul rasa cinta Karena definisi cinta sejati tak akan bisa tergambar dengan kata kata buaya Ia tak akan bisa dibatasi usia Ia datang dengan tulus dan menetap dengan bahagia Kawanku, mari aku ceritakan kisah cinta sederhana ini Sebelum itu, pernahkah kalian jatuh cinta pada sosok yang lebih tua Maksudku, 2 bahkan 3 tahun diatas kalian walaupun aku sadar, bahwa bersama dengannya adalah suatu kemustahilan kerena tasbihku tak akan bisa pernah bersatu dengan kalung salibnya sampai saat ini perasaan itu tak tergantikan Entah bagaimana dia membuatku bisa sejauh ini mencintainya Entah bagaimana dia menbuatku menetap dengan sengsara Bahkan jarak dan waktu memisahkan kami Kita juga tak pernah dekat sebagai orang special dimasa lalu Hanya bertutur sapa layaknya adek kelas 1 tahun, ya hanya 1 tahun aku mengenalnya Lalu ia melanjutkan mimpinya ke kota nun jauh disana Dan 9 tahun, ya 9 tahun aku menyimpan perasaan bodoh ini Banyak orang baru yang kutemui, banyak orang baru yang masuk kehidupku Tapi tidak ada yang membuat aku mencinta seperti aku mencintainya Menangis seperti aku mengeluarkan air mata hanya untuk sosoknya Merana hanya memandang status WA tanpa bisa membalas sesuka Meratap sosok gagah berani dengan panah dan kudanya Aku hanya gadis beranjak dewasa yang memimpikan pangeran berkuda putih datang dengan gagahnya Bisakah dia menjadi pengeranku? Bisakah dia membawaku dengan kudanya layak Ertugrul Ghazi membawa Halime Hatun di series Turki yang aku tonton Bolehkan aku bermimpi demikian?
You may also like
Slide 1 of 9
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
Printemps cover
Immolation ✔ cover
My Diary cover
U are cover
MY LADDY BOSS  ||  HEERINA cover
Veerlant (REVISI) cover
We Found Another Love [Completed] cover
laut yang membawanya pergi (END) ✓ cover

Truth After Love (Tamat, segera terbit)

36 parts Ongoing Mature

perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.