Remember (Edited)

Remember (Edited)

  • WpView
    Reads 3,686
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 2, 2017
Sahabat jadi cinta? Reta tak pernah percaya itu lagi. Setelah Nuky;sahabatnya, membuatnya merasakan patah hati terhebat. Kepingan-kepingan itu melesat begitu saja ke dalam ingatan Reta, seolah tak pernah mau pergi. Hal itu membuat Reta trauma akan perihal jatuh cinta. Tapi, cinta tidak dapat di hindari. Ketika Reta menemukan sosok lelaki lain; lelaki dewasa. Reta merasakan getaran aneh yang mengusik ketenangan dadanya. Jatuh cinta, lagi? Akankah ia mengungkapkannya? Atau justru hanya memendam rasa itu sendirian.
All Rights Reserved
#667
story
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lovakarta
  • Raindrops
  • Honestly Hurt [COMPLETED]
  • DENTING  [Revisi]
  • BREATHE
  • Sunshine (Hoseok x you)
  • Autumn and Winters [✓]
  • About feelings   (selesai)
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines