TRAPPED
  • WpView
    Reads 6,216
  • WpVote
    Votes 172
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 21, 2018
Namaku Brent. Jika orang bertanya tentang jenis kelaminku, aku dapat dengan mudah menjawabnya, bahwa aku seorang wanita. Ya, karena fisikku yang memang terlahir sebagai seorang wanita. Tapi dalam hatiku, aku ragu apakah diriku benar-benar seorang wanita. Tak seperti kebanyakan teman-teman wanitaku, koleksi di dalam lemariku sangatlah berbeda dengan mereka. Mungkin barang milikku yang sama dengan mereka hanyalah bra. Selebihnya hanya berisi jeans dan kaus-kaus yang sangat berbau pria. Ketika semua temanku sibuk memilih higheels, aku lebih suka melihat-lihat bagian snikers. Ketika mereka mengoleksi dress, aku mengoleksi hoodie dan T-shirt. Mereka benar-benar memaklumiku, karena aku adalah wanita tomboi. Tomboi. Itu kata mereka. Tapi aku merasa bahwa diriku terperangkap dalam sebuah tubuh wanita. Jiwaku tak seharusnya ada di sini. Aku salah tubuh. Dan aku bukan seorang wanita. Itu yang kurasakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • YOU [KOOKV/KOOKTAE][END]
  • A Place Called Home
  • Ai Lop Piu! (Hiatus)
  • Catch Me If You Can
  • Lil Love [END]

[Selesai] Hari itu semenjak aku datang ke sana, setiap malam aku selalu bermimpi tentang seorang pria. Tampan dan gagah. Aku suka senyumnya. Dia selalu datang ke mimpi ku dan mengucapkan kata-kata romantis ke pada diriku. Kupikir aku sudah gila, karena aku sungguhan jatuh cinta pada pria itu. Orang-orang bilang dia tak nyata! Tapi aku tak peduli. Dia memang tak nyata, tapi perasaannya nyata! Semenjak hari itu aku dikira orang gila. Aku juga sempat berfikir bahwa aku sendiri gila. Aku tak peduli! Hanya ada satu orang yang menganggapku tak gila, dia adalah ibuku. Selalu aku ceritakan mimpiku padanya. Dan dia hanya tersenyum pahit. Selalu seperti itu. Sampai pada suatu hari bibiku datang menceritakan sebuah cerita padaku. Dan semenjak hari itu aku hanya menangis. Dan kurasa semenjak hari itu aku gila sungguhan. WARNING: Gay/homo/bxb/lgbt Kookv/kooktae Rate T

More details
WpActionLinkContent Guidelines