The Little Star

The Little Star

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 7, 2017
Ketika seseorang sudah memberikan cintanya sepenuh hati, apa yang kamu lakukan? Membuangnya? Menyia-nyiakannya? Memberikannya fake love? Bodoh! Shafania Zally. Seorang gadis yang baru merasakan first love. Mungkin memang ini kali pertamanya dalam merasakan hal-hal seperti itu, bermula dari rasa "penasaran" yang menjalar hingga menjadi awal kisahnya dengan Dwin, seorang laki-laki yang bahkan dia tidak tahu kepribadiannya. Apa jadinya jika awal kisahnya langsung dimulai dengan LDR? ya, mungkin di zaman sekarang sudah banyak hubungan yang disebut 'LDR', begitulah yang di jalani Shafania dan Dwin. Memang sulit mempertahankan hubungan mereka, apalagi mereka berdua belum pernah bertemu. Dan lagi, awal terjadinya hubungan ini dikarenakan Shafania yang ingin merasakan masa-masa remaja seperti yang dirasakan anak seumurannya. Namun, dibalik kisah mereka berdua. Ada seseorang yang mengharapkan Shafa bisa menyadari kehadirannya, setiap waktu, setiap saat, dan selalu di samping Shafa. "Mungkin ini memang yang pertama, tapi gue sekaligus akan menjadikannya yang terakhir." -Shafania Zally. "Entahlah apa yang gue pikirkan, dia hanyalah seorang bocah yang tak tahu apa-apa." -Mark Dwino. "Untuk sekian kalinya, aku selalu berdo'a agar kau menyadari aku selalu ada di sisimu, Shafa. Sadarlah." -Michael Feroni Sheron.
All Rights Reserved
#675
fakelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I (Space) You
  • Farra
  • Stay With Me
  • VinRi
  • DEAR LOVE
  • PRIMADONAT |Mark lee|
  • Story of My Life With You
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • Love Letters [END]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]

* * * "Gue udah tahu semuanya.. Selama ini Lo pura-pura jadi orang lain... Lo bohongin gue Anggisa!" ucap Hezal dengan penuh penekanan. Anggisa tersenyum tipis , ia menunduk sebentar sebelum menoleh pada laki-laki yang ia cintai disampingnya ini. "Tapi kamu juga menjadikan aku bahan taruhan kamu" ucap Anggisa dengan nada pelan seperti biasanya. Hezal tersenyum meremehkan "Lo pantes dapetin itu... Karena lo .. Sampah!" Anggisa tidak menjawab , ia menunduk lagi. Kali ini, air matanya dengan mulus lolos begitu saja dari mata indahnya. Lagi! Laki-laki ini memang selalu berhasil menjungkir balikkan dunia Anggisa. "Turun Lo ! Dan silakan Lo tinggalin gue sejauh mungkin " tegas Hezal, tangannya mencengkram stir mobil dengan keras. Tanpa berkata lagi , Anggisa turun dari mobil Hezal. Mata Anggisa menatap kepergian Hezal , ia tidak bisa bergerak sama sekali. Anggisa tidak akan meninggalkan Hezal , tetapi laki-laki itu yang membuat ruang kosong diantara mereka. * * * " Tidak penting dengan siapa kita jatuh cinta pertama kalinya , karena pada orang terakhirlah kita akan merasa penting menghabiskan disetiap detiknya waktu." -Anggisa Rana Hainun-

More details
WpActionLinkContent Guidelines