RIRIWA : The Dimension

RIRIWA : The Dimension

  • WpView
    Reads 314
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 27, 2020
Pemimpin yang telah mati membuat istana itu hancur dan tak nampak walau dindingnya sebesar gunung Janata. Sang Iblis yang membawa makhluk bumi itu telah berhasil menakhlukan Kerajaan Goldsom dan Susukan World pun diambang kepunahan sudah pasti dunia Fantasy akan lenyap. Pocong Maze dan Dewi Kunti telah berubah, dia sangat kuat dan mustahil untuk di kalahkan. Karena mereka telah bersekutu dengan para dewa penghancur, makhluk bumi yang telah ikut campur dengan rencana keji si Raja Iblis Miindir. "Kami tidak takut! Dari jutaan Gems Putih yang telah lenyap belum semuanya mati. Kami yang hanya beberapa Gems putih yang selamat dan berhasil bersembunyi, kaum kami tak pantang untuk mundur demi keutuhan abadi Susukan World!". Tak semuanya dunia kami akan hancur! Tunggulah! "Kami telah menemukan jalan!".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Obliviora [HIATUS]
  • The Advanturer Alisaa Allan
  • Wonderland: Love Under The Snow
  • The Athasila
  • Throne For The King
  • The Angkara
  • Heresy : The Broken Revelation
  • Secret of The A Class
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]

Dua detektif, Theo dan Lheo, menjadi korban eksperimen brutal seorang profesor gila. Disiksa hingga mental mereka hancur, dipaksa menanggung penderitaan yang tak terbayangkan, lalu dibiarkan sekarat-namun tidak pernah benar-benar mati. Jiwa mereka dibekukan, terperangkap dalam koma tanpa akhir. Mereka pikir itu adalah akhir dari segala derita. Tapi justru di sanalah mimpi buruk sesungguhnya dimulai. Dalam kegelapan antara hidup dan mati, muncul sosok misterius yang mengungkap rahasia yang lebih mengerikan dari eksperimen itu sendiri: kutukan keabadian. Kebebasan untuk mati telah dirampas dari mereka. Kini, Theo dan Lheo terlempar ke dunia buatan Sang Dewa Pencipta, tempat para jiwa koma dijadikan pion dalam permainan tanpa ujung. Tanpa mengetahui hubungan mereka dikehidupan sebelumnya, mereka bertemu dan memulai perjalanan yang akan mengubah dunia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines