A friend...

A friend...

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 14, 2017
Rafif mengubah hidupku seperti mawar berduri... Pria itu tahu dirinya biasa saja, tidak terlalu cerdas dan individualistis. Baru pertama kali aku tertarik pada seseorang seperti aku tertarik padanya. Aku mendambakan kebersamaannya yang mampu membuatku tersenyum. Aku wanita yang tidak sempurna dan sangat manjauhi hal-hal yang berbau pacaran, namun dia mengubah pandanganku dengan mudah... Aku tahu. Perasaan itu muncul diiringi waktu, semakin aku memendamnya semakin gila diriku. Satu hal yang pasti ada sesuatu yang tidak akan mungkin terjadi diantara kami, kecuali waktu mengubahnya...
All Rights Reserved
#36
tearjerker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tingkat Tiga
  • DRABIA [END]
  • My Crush [ END ]
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • RAVASYA [END]
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • PERSAHABATAN
  • NEYLASKARA

"Kenapa ya mbak ada orang yang cakep banget gini di dunia?" jawabnya sembari menunjuk ke arahku. Mataku membulat. Bukan karena dia mengataiku sebagai perempuan yang cukup cantik, namun karena perubahan panggilan yang dia berikan padaku. "Mbak?" tanyaku memastikan. Alih-alih menggeleng atau mengelak, Rafka justru langsung mengangguk. "Iya. Mbak Caca." "Ngapain ikut panggil gue mbak?" "Biar lebih deket aja. Lo kan dipanggil mbak sama Keenan." "Ya dia kan adik gue." Balasku sengit. "Ya gue mau ikutan, Mbak. Kedengaran lebih gemes." Aku memutar bola mata jengah. "Gemes-gemes apaan. Lo mau jadi adik gue juga?" "Kalo jadi pasangan lo aja gimana?" "Kalo gitu jangan panggil mbak." Rafka menegakkan tubuhnya. "Lo serius?" "Soal apa?" "Lo mau jadi pacar gue." "Siapa yang bilang?" tanyaku berpura-pura bingung. "Tadi kak. Lo bilang gue jangan panggil lo 'mbak' kalo nggak mau dianggap jadi adik." "Artinya lo mau kan jadi pacar gue?" lanjutnya menuntut jawaban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines