Obálka příběhu pro Balas od FzHziq
Balas
  • WpView
    přečtení 1,752
  • WpVote
    Hlasy 126
  • WpPart
    Části 8
  • WpHistory
    Čas 2h 10m
  • WpView
    přečtení 1,752
  • WpVote
    Hlasy 126
  • WpPart
    Části 8
  • WpHistory
    Čas 2h 10m
Rozepsáno, poprvé publikováno pro 18, 2016
Pro dospělé
Tubuh sasa itu melayang ke udara. Irfan sudah tidak berdaya. Makhluk kali ini lebih kuat dan memang bukan tandingannya. Barisan gigi yang runcing dan tajam mula menerkam. Irfan mengerang kesakitan namun tiada guna. Makhluk yang tidak memiliki sifat ihsan itu terus menerus membenam giginya ke dalam bahunya. Irfan tidak mampu memfokuskan dirinya. Tenaga tidak mencukupi untuk berhubung dengan minda makhluk durjana itu.
   Namun, tanpa disangka suatu kelibat seperti makhluk yang berupa bayang hitam terbang menikam dan menembusi kepala makhluk itu dari belakang. Makhluk itu menjerit dengan kuat sebelum hancur dan memercikkan darah hitam yang pekat likat. Tersemur darah pada baju Irfan yang sudah koyak itu. Matanya ligat melilau mencari punca serangan itu. Kelihatan seorang lelaki muda berbaju hitam dalam lingkungan umur Irfan dan agak tinggi lampai berdiri di sebalik pokok. Belum sempat dia mengenal pasti wajahnya, lelaki itu lantas bertukar menjadi bayang hitam dan terus ghaib meninggalkan Irfan dalam panahan persoalan.
Všechna práva vyhrazena
Pro přidání Balas do své knihovny a dostávání aktualizací se zaregistruj
nebo
Pokyny k obsahu
Taky se ti může líbit
Taky se ti může líbit
Slide 1 of 10
ARC II: Era Sebelum Definisi cover
( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid cover
Conquistador Vol. 2 cover
Kepada Yang Telah Melangkah Jauh cover
X10 [END] cover
TAKDIR SEMENTARA cover
Camellia cover
The Paradox: Darkest Night cover
Kelahiran Kembali Sang Pewaris: Air Mata Permata Laut cover
DUNIA EKSPERIMEN cover

ARC II: Era Sebelum Definisi

Části: 22 Dokončeno

Pengantar ARC II: Era Sebelum Definisi Sebelum huruf punya suara, sebelum kata punya makna, sebelum manusia tahu cara menyebut dirinya sendiri-ada era yang hanya bisa dirasakan, bukan dijelaskan. Di Era Sebelum Definisi, kita tidak lagi bicara tentang huruf sebagai simbol. Kita memasuki ruang di mana makna belum memilih bentuk, dan waktu belum tahu arah. Ini adalah wilayah pralinguistik-dimensi sebelum bahasa, sebelum identitas, sebelum dunia memutuskan untuk menjadi nyata. Ilya, yang telah menyentuh ayat terlarang di ARC I, kini harus menghadapi ruang yang bahkan huruf pun enggan menetap di dalamnya. Di sana, nama bukan identitas. Suara bukan komunikasi. Dan definisi... adalah ancaman. Zaha memperingatkan: "Jika kamu bicara terlalu cepat, kamu akan menulis sesuatu yang belum siap dibaca. Tapi jika kamu diam terlalu lama, kamu akan menjadi bagian dari kehampaan itu sendiri." ARC ini bukan sekadar kelanjutan. Ia adalah penghapusan struktur, pengujian makna, dan pembukaan ruang bagi huruf-huruf yang belum pernah disebut.