Cinta bukan hanya tentang memperjuangkan melainkan terkadang mengikhlaskan apa yang berat untuk dihempas dalam relung. Tak ada pilihan selain mengemas semua yang telah lalu, ada sakit yang menetap dikala semuanya terasa begitu sulit untuk dibelit. Kamu tahu rasanya melepas saat sedang erat eratnya menggenggam? lemas, seolah hampa tengah meringkupmu dalam pedih. Ada luka yang tak mampu dijabarkan lewat kata, ada sakit yang tak mampu di ungkap lewat bait. Ternyata Tuhan sedang benar benar menyayangiku memelukku dibalik rapuhku yang tak kunjung kelu. Aku harus payah menangis hebat dibalik selimut tebal beserta bantal yang menimbun kepalaku beserta seisinya malam itu. Suaranya yang kubiarkan redam dalam padam membuat mataku mulai kelimpuhan menerjang pandang. Terlalu kelam untuk aku bagi bersama rembulan yang kian menderang. Aku terlelap kedalam mimpi yang tak semengerikan duniawi. Setidaknya nyawaku tenang di alam bawah sadar tanpa harus mengedar pada yang hambar.
Detail lengkap