Ayahku Telah Mati

Ayahku Telah Mati

  • WpView
    Reads 3,797
  • WpVote
    Mga Boto 140
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadKumpleto Sun, Nov 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku benci ayahku, bahkan sejak aku berusia delapan tahun. Ayah bukanlah cinta pertama seperti kebanyakan cerita anak-anak perempuan di sekolah dulu. Jika guruku memberikan pertanyaan siapa yang paling kubenci di dunia ini? Maka dengan tegas aku akan menjawab orang itu adalah Ayah. Aku tidak pernah menginginkan Ayahku, setiap malam doa itu selalu aku lantunkan. Berharap Tuhan segera mencabut nyawanya. Dan ketika usiaku menginjak yang ke dua puluh lima, Ayahku benar-benar telah mati. Tuhan akhirnya mengabulkan doaku, setelah aku menunggu waktunya dengan berdarah-darah. Dan setelah ini, apa aku masih tetap akan membencinya?
All Rights Reserved
#665
memory
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Full Of Scratches
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • About My (First) LOVE
  • PAIN ✔
  • [SUDAH TERBIT] I Like My Brother
  • PENANTIAN CINTA
  • SasuHina - Love Story
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • Let Go [Completed]
  • acalapati

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman