Ayahku Telah Mati

Ayahku Telah Mati

  • WpView
    Reads 3,777
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 3, 2019
Aku benci ayahku, bahkan sejak aku berusia delapan tahun. Ayah bukanlah cinta pertama seperti kebanyakan cerita anak-anak perempuan di sekolah dulu. Jika guruku memberikan pertanyaan siapa yang paling kubenci di dunia ini? Maka dengan tegas aku akan menjawab orang itu adalah Ayah. Aku tidak pernah menginginkan Ayahku, setiap malam doa itu selalu aku lantunkan. Berharap Tuhan segera mencabut nyawanya. Dan ketika usiaku menginjak yang ke dua puluh lima, Ayahku benar-benar telah mati. Tuhan akhirnya mengabulkan doaku, setelah aku menunggu waktunya dengan berdarah-darah. Dan setelah ini, apa aku masih tetap akan membencinya?
All Rights Reserved
#400
memory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • ONLY HOPE  (The End)
  • Struggled
  • SasuHina - Love Story
  • About My (First) LOVE
  • acalapati
  • Let Go [Completed]
  • Don't Leave Me
  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines